Jakarta

Cegah Salah Paham, Komisi D DPRD DKI Dorong Dinas LH Aktif Sosialisasi Manfaat RDF Rorotan ke Warga

Yasmina Nuha | 12 November 2025, 13:04 WIB
Cegah Salah Paham, Komisi D DPRD DKI Dorong Dinas LH Aktif Sosialisasi Manfaat RDF Rorotan ke Warga

 

AKURAT JAKARTA - Komisi D DPRD DKI Jakarta mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar lebih aktif menyosialisasikan manfaat pengelolaan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan.

Tujuannya untuk mencegah kesalahpahaman publik. Sosialisasi memastikan masyarakat memahami manfaat RDF dalam mengurangi volume sampah Jakarta.

Ketua Komisi D, Yuke Yurike, menegaskan RDF Rorotan bukan hanya masalah teknologi. Fasilitas ini merupakan upaya edukasi publik mengenai solusi pengelolaan sampah perkotaan.

Pernyataan ini disampaikan Yuke usai rapat dengan DLH DKI Jakarta di Ruang Bapemperda pada Selasa (11/11/2025).

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Masih Kaji Kenaikan Tarif Transjakarta, Golkar Tekankan Tidak Membebani Warga

"DLH harus proaktif menjelaskan bahwa RDF dibuat untuk mengatasi masalah sampah Jakarta, bukan menimbulkan persoalan baru," ujar Yuke.

Salah satu bentuk sosialisasi yang harus rutin dilakukan adalah penyampaian data kualitas udara dan lingkungan sekitar RDF. Ia menilai DLH wajib rutin menyampaikan hasil pemantauan alat mereka.

"DLH kan sudah memiliki alat pemantau kualitas udara di beberapa titik sekitar Rorotan, dan hasilnya menunjukkan tidak ada pencemaran. Itu harus disampaikan rutin agar warga merasa tenang," terang Yuke.

Selain udara, politikus PDIP itu juga meminta DLH menjelaskan terbuka mengenai pengelolaan air lindi. Ini bertujuan memastikan masyarakat tahu langkah pencegahan pencemaran air tanah.

Baca Juga: Tak Hanya Nasi, Ini Deretan Makanan Pokok Lokal yang Tak Kalah Bergizi

Dinas Kesehatan juga harus aktif menjelaskan kondisi kesehatan masyarakat di sekitar lokasi RDF.

"Semua penjelasan harus berbasis data. Pemerintah daerah wajib hadir dengan bukti dan komunikasi yang jelas agar masyarakat percaya," tukasnya.

Komisi D berharap sosialisasi yang masif dan terbuka dapat membantu warga Rorotan. Mereka harus memahami bahwa RDF adalah solusi sistemik mengatasi tumpukan sampah.

"Selama ini, persepsi publik masih terbatas. Jika DLH aktif berkomunikasi, warga akan tahu RDF justru membantu menjaga lingkungan tetap bersih," pungkas Yuke. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.