Dampak Ledakan di SMAN 72 Jakarta Meluas, Gubernur Pramono Ungkap Banyak Siswa Minta Pindah Sekolah

AKURAT JAKARTA – Ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta ternyata berdampak psikologis yang signifikan, hingga menyebabkan banyak siswa sekolah di Kelapa Gading tersebut mengajukan permohonan pindah sekolah.
Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, usai bertemu dengan Kepala Sekolah SMAN 72 Jakarta, Tetty Helena Tampubolon.
"Dan ternyata dampaknya juga di luar dugaan saya, banyak siswa yang kemudian minta pindah sekolah," ujar Pramono di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025).
Baca Juga: Kabar Baik! Menteri Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Capai 6 Persen di 2026
Pramono menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah mengambil langkah serius untuk merumuskan solusi terbaik agar dampaknya tidak meluas dan berlarut-larut.
"Inilah yang juga menjadi pikiran. Saya sudah minta kepada sekolah dan termasuk Ibu Kepala Dinas, ini dirumuskan secara baik. Karena saya enggak mau kemudian dampaknya sampai panjang," tegasnya.
Saat ini, kegiatan pembelajaran di SMA 72 Jakarta masih dilakukan secara daring atau online hingga batas waktu yang ditentukan, yakni pada Senin (17/11) besok.
"Saya sampaikan kepada ibu kepala sekolah, batas waktu untuk pembelajaran yang pakai daring, itu kan sampai dengan hari Senin," tutur Pramono.
Pada hari tersebut, kata politikus PDIP itu, pihak sekolah berencana mengundang seluruh guru dan murid untuk mengadakan pertemuan.
Tujuan pertemuan ini adalah untuk memberikan opsi dan mendengarkan aspirasi langsung dari para peserta didik mengenai model pembelajaran yang akan diterapkan ke depan.
"Hari Senin besok mereka akan mengundang para murid dan juga guru, para guru dan murid, untuk diberikan pilihan, apakah mereka akan sekolah langsung atau melalui daring," terangnya.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, berharap agar pembelajaran di SMAN 72 Jakarta sudah kembali normal pada pekan depan.
Dirinya pun sudah menyetujui agar pembelajaran di sekolah tersebut kembali dilakukan secara tatap muka pasca dilakukan secara daring sementara imbas insiden ledakan beberapa waktu lalu.
"Dan untuk itu saya menyetujuinya (pembelajaran secara tatap muka kembali). Mudah-mudahan minggu depan sudah sepenuhnya," ujar Pramono kepada wartawan, dikutip Sabtu (15/11/2025) kemarin. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

