Dewan Golkar DKI Jakarta Soroti Dugaan Ada Mafia dalam Penyaluran Pangan Murah

AKURAT JAKARTA — Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Ramly HI Muhammad, mengkritik rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang mengurangi anggaran subsidi pangan murah sebesar Rp300 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026.
Dia mendesak Pemprov DKI untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut.
“DPRD Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan Bappeda agar mengkaji lagi pengurangan anggaran pangan bersubsidi,” kata Ramly saat rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (12/11).
Baca Juga: Targetkan Lapangan Kerja, Golkar Dorong Pemprov DKI Kerja Sama Sister City dengan 5 Negara
Lebih jauh, Wakil Ketua I Fraksi Golkar tersebut menyoroti bobroknya sistem penyaluran subsidi pangan yang selama ini berjalan.
Ramly bahkan menduga kuat adanya praktik mafia dalam pembagian pangan murah tersebut, yang merugikan masyarakat miskin.
“Hal yang kami tahu, pangan subsidi berbahaya. Masyarakat datang jam 5 pagi, jam 7 baru mau dibagi, ternyata sudah habis. Ternyata yang menitip itu yang dapat. Yang menitip berapa bayarnya? Rp50.000. Pasti dapat. Ada mafia,” cetusnya.
Baca Juga: Sengketa Lahan Flyover dan Taman Kota Memanas, Ketua Fraksi Golkar Turun Tangan Pekan Depan
Di sisi lain, Ramly mengonfirmasi bahwa Pemprov dan DPRD DKI Jakarta telah menyetujui total nilai RAPBD 2026 sebesar Rp81,3 triliun, meskipun terdapat pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Ramly merinci bahwa total pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp71,4 triliun, sementara belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp74,2 triliun.
Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan anggaran ini harus didukung dengan penyaluran program pro-rakyat, seperti subsidi pangan, yang bebas dari praktik mafia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




