Jakarta

Pemprov DKI Akan Lakukan Modifikasi Cuaca hingga Januari 2026, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Banjir Rob

Yasmina Nuha | 5 Desember 2025, 11:26 WIB
Pemprov DKI Akan Lakukan Modifikasi Cuaca hingga Januari 2026, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Banjir Rob

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan modifikasi cuaca selama bulan Desember hingga Januari untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

Langkah ini diambil menyikapi fenomena cuaca yang tidak biasa, seperti mendung gelap yang tiba-tiba berganti terang benderang dengan curah hujan yang sporadis.

"Modifikasi tentunya bergantung dengan data dan bergantung dengan lapangannya. Tetapi untuk bulan Desember dan sampai dengan Januari memang kami akan melakukan beberapa modifikasi cuaca," ujar Pramono kepada wartawan, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: Prediksi Skor Lille vs Marseille di Ligue 1, 6 Desember 2025: Adu Konsistensi Dua Tim Papan Atas

Ia juga menyoroti adanya kenaikan air pasang atau rob di beberapa lokasi pesisir, termasuk Muara Angke dan Martadinata.

Meskipun curah hujan terlihat tidak merata, upaya modifikasi cuaca dianggap perlu dilakukan mengingat tanda-tanda perubahan cuaca ekstrem yang teramati.

"Sekarang yang terjadi adalah kenaikan rob di beberapa tempat, Muara Angke, Martadinata, dan sebagainya terjadi. Tetapi curah hujannya kalau dilihat kemarin mendung gelap banget, tiba-tiba terang-benderang dan hanya hujannya. Nggak mungkin kalau itu tidak kita lakukan modifikasi," tegasnya.

Selain modifikasi cuaca, lanjut Pramono, Pemprov DKI telah melakukan langkah mitigasi banjir dengan menyiapkan lebih dari 600 pompa di berbagai titik rawan.

Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan penanganan genangan air, terutama yang disebabkan oleh rob, dapat dilakukan dengan cepat.

"Dan juga akan melakukan penyiapan pompa-pompa yang ada. Sekarang pompa itu yang bergerak itu kurang lebih 600 pompa lebih lah yang sedang kita siapkan di tempat-tempat itu," jelas Pramono Anung.

Baca Juga: Tutup Diklat Kependidikan, Bupati Tangerang Minta Pengawas dan Kepala Sekolah Jadi Teladan dan Inspirasi Anak Didik

Politikus PDIP juga meyakinkan warga bahwa kesiapan infrastruktur telah dilakukan sebagai respons cepat saat rob terjadi.

"Termasuk ketika rob kemarin naik, orang kan khawatir di Muara Angke, kan bisa kelihatan bahwa kemudian pompa sudah kita siapkan untuk mengatasi itu," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.