Jakarta

Gubernur Pramono Resmikan Groundbreaking Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya, Persiapan Menuju IPO 2027

Yasmina Nuha | 8 Januari 2026, 15:32 WIB
Gubernur Pramono Resmikan Groundbreaking Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya, Persiapan Menuju IPO 2027

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/1/2026).

Gedung ini akan berfungsi sebagai sarana operasional, pusat koordinasi, informasi, serta pelayanan terpadu yang menyediakan layanan tatap muka secara langsung, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan digital.

Menurut Pramono, pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya telah dirancang sejak awal masa kepemimpinannya sebagai bagian dari kebutuhan strategis di masa depan.

Baca Juga: Dinas Bina Marga Ungkap Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Telan Biaya Rp 100 Miliar dari APBD 2026

"Saya sudah memikirkan kebutuhan hingga 2027. Ketika kita melakukan IPO (Initial Public Offering), PAM Jaya sudah memiliki gedung yang representatif, manajemen yang baik, dan sumber daya manusia yang bekerja keras dengan ukuran kinerja yang jelas. Itulah yang benar-benar saya inginkan," ungkapnya.

Ia juga mendorong rencana Initial Public Offering (IPO) PAM Jaya sebesar 30 persen pada 2027 supaya perusahaan lebih akuntabel dan efisien dalam melayani kebutuhan air bersih warga Jakarta.

"Kenapa saya dorong IPO dan porsinya tidak boleh lebih dari 30 persen? Supaya kendali kewenangan sepenuhnya tetap berada di tangan kita. Filosofinya jelas, PAM Jaya hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Pramono.

"Apalagi air di Jakarta memiliki karakteristik berbeda dengan daerah lain karena diolah dari sungai," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan layanan air bersih. Ketahanan layanan air minum, menurutnya, merupakan bagian tak terpisahkan dari ketahanan kota secara keseluruhan.

Baca Juga: Street Food Legendaris Jakarta, Destinasi Wisata Kuliner Wajib Coba bagi Pencinta Rasa Autentik

"Jika secara profesional saudara-saudara mampu melakukan perbaikan dalam mekanisme pengelolaan air di Jakarta untuk kebutuhan publik, saya yakin suatu saat perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Jakarta justru akan belajar dari PAM Jaya," tukasnya.

Sebagai informasi, pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya telah diusulkan sejak 2022 dan kini resmi dimulai. Gedung dengan luas bangunan sekitar 18.853 meter persegi ini akan memiliki 11 lantai dan satu lantai basement.

Kehadirannya diharapkan dapat menunjang fasilitas kerja seluruh staf dan karyawan PAM Jaya sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan dimulainya pembangunan gedung tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta optimistis penguatan kelembagaan dan infrastruktur akan semakin mempercepat terwujudnya layanan air bersih yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Jakarta.

Saat ini, layanan air bersih PAM Jaya telah mencapai 80 persen. Angka tersebut terus ditingkatkan hingga 100 persen pada 2029.

Hal ini mencerminkan keseriusan Jakarta sebagai kota global dalam menyiapkan infrastruktur dasar bagi warganya.

Baca Juga: Eks Dirjen Kemenkeu Divonis 1,5 Tahun Penjara

PAM Jaya juga telah bertransformasi secara kelembagaan dari Perumda menjadi Perseroda demi memperkuat tata kelola perusahaan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.