Jakarta

Bukan Rp100 Miliar, Gubernur Pramono Sebut Biaya Bongkar Tiang Monorel Mangkrak Cuma Ratusan Juta

Yasmina Nuha | 14 Januari 2026, 13:10 WIB
Bukan Rp100 Miliar, Gubernur Pramono Sebut Biaya Bongkar Tiang Monorel Mangkrak Cuma Ratusan Juta

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengklarifikasi terkait anggaran pembongkaran tiang-tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan mencapai Rp100 miliar.

Ia menegaskan bahwa biaya pembongkaran fisik tiang monorel tersebut tidak mencapai ratusan miliar rupiah dan hanya mencapai Rp254 juta.

"Yang pertama, anggaran untuk membongkar saja itu Rp254 juta," ujar Pramono di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga: Komisi D DPRD DKI Ingatkan Pemprov Hati-hati Bongkar Tiang Monorel Mangkrak, Berpotensi Langgar Hukum

Menurut Pramono, angka Rp100 miliar yang beredar bukanlah khusus untuk pembongkaran tiang monorel.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk penataan kawasan secara menyeluruh, termasuk pengaturan pedestrian, jalan, dan taman di sepanjang koridor HR Rasuna Said selama satu tahun penuh.

"Yang Rp100 miliar itu adalah anggaran untuk mengatur pedestrian, jalan, taman selama satu tahun penuh. Jadi bukan hanya pembongkaran," jelasnya.

Baca Juga: Antisipasi Banjir Akibat Hujan Ekstrem, Gubernur Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca Selama 5 Hari

Politikus PDIP itu menambahkan, penataan kawasan Rasuna Said dilakukan secara komprehensif agar fungsi ruang publik dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak hanya berfokus pada penghilangan struktur tiang monorel yang terbengkalai.

"Sehingga dengan demikian, itu untuk kebutuhan pengaturan dan penataan Jalan Rasuna Said sampai dengan satu tahun penuh," tukas Pramono.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengungkapkan anggaran pembongkaran tiang-tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said mencapai sekitar Rp100 miliar.

Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Heru menjelaskan, anggaran pembongkaran tidak berdiri sendiri, melainkan digabung dengan program penataan jalan dan trotoar di kawasan tersebut.

"Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Detailnya saya tidak pegang, tapi totalnya semua sekitar Rp100 miliar," kata Heru saat ditemui wartawan, Kamis (8/1/2026). (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y