Bukan Rp100 Miliar, Gubernur Pramono Sebut Biaya Bongkar Tiang Monorel Mangkrak Cuma Ratusan Juta

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengklarifikasi terkait anggaran pembongkaran tiang-tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan mencapai Rp100 miliar.
Ia menegaskan bahwa biaya pembongkaran fisik tiang monorel tersebut tidak mencapai ratusan miliar rupiah dan hanya mencapai Rp254 juta.
"Yang pertama, anggaran untuk membongkar saja itu Rp254 juta," ujar Pramono di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Menurut Pramono, angka Rp100 miliar yang beredar bukanlah khusus untuk pembongkaran tiang monorel.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk penataan kawasan secara menyeluruh, termasuk pengaturan pedestrian, jalan, dan taman di sepanjang koridor HR Rasuna Said selama satu tahun penuh.
"Yang Rp100 miliar itu adalah anggaran untuk mengatur pedestrian, jalan, taman selama satu tahun penuh. Jadi bukan hanya pembongkaran," jelasnya.
Baca Juga: Antisipasi Banjir Akibat Hujan Ekstrem, Gubernur Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca Selama 5 Hari
Politikus PDIP itu menambahkan, penataan kawasan Rasuna Said dilakukan secara komprehensif agar fungsi ruang publik dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak hanya berfokus pada penghilangan struktur tiang monorel yang terbengkalai.
"Sehingga dengan demikian, itu untuk kebutuhan pengaturan dan penataan Jalan Rasuna Said sampai dengan satu tahun penuh," tukas Pramono.
Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengungkapkan anggaran pembongkaran tiang-tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said mencapai sekitar Rp100 miliar.
Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
Heru menjelaskan, anggaran pembongkaran tidak berdiri sendiri, melainkan digabung dengan program penataan jalan dan trotoar di kawasan tersebut.
"Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Detailnya saya tidak pegang, tapi totalnya semua sekitar Rp100 miliar," kata Heru saat ditemui wartawan, Kamis (8/1/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Olympiacos vs Sparta Praha di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Tuan Rumah di Georgios Karaiskakis
- 3Prediksi Skor Omonia vs Benfica di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Berat di Markas The Shamrock
- 4Prediksi Skor Hoffenheim vs Lyon di UEL, 23 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Hentikan Laju Les Gones?
- 5Prediksi Skor OFI Crete vs Bayer Leverkusen di UEL, 22 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Laju Die Werkself?
- 6Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 7Prediksi Skor Getafe vs Lugano di UECL, 22 Oktober 2026: Momentum Positif Tim Tamu Jadi Ancaman
- 8Prediksi Skor Celtic vs Celta Vigo di UEL, 23 Oktober 2026: Siapa yang Akhiri Tren Buruk di Eropa?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

