Jakarta

Fraksi Golkar Desak Percepatan Penanganan Banjir di Jakarta

Ainun Kusumaningrum | 25 Januari 2026, 07:52 WIB
Fraksi Golkar Desak Percepatan Penanganan Banjir di Jakarta

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardi Wahab, menegaskan bahwa musim penghujan di awal tahun 2026 menjadi ujian nyata bagi komitmen para wakil rakyat.

Hal ini menyusul derasnya aspirasi masyarakat yang masuk, terutama terkait mendesaknya kebutuhan penanggulangan banjir di berbagai titik di Jakarta.

Sardi menyayangkan banyaknya aspirasi warga yang disampaikan melalui forum reses, namun hingga kini urung terealisasi.

Baca Juga: Legislator Golkar Ramly HI Muhamad Soroti Minimnya Realisasi Aspirasi Reses DPRD DKI Jakarta

Dia menyebut, mandeknya sejumlah pengerjaan teknis di tingkat Dinas maupun Suku Dinas (Sudin) menjadi penghambat utama penyerapan aspirasi tersebut.

“Persoalan banjir ini adalah prioritas. Kami menerima banyak keluhan warga saat reses. Kami berharap ada tindakan nyata dan percepatan atas aspirasi ini,” kata Sardi.

Menurut Sardi, realisasi usulan masyarakat bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan bentuk kehadiran negara di tengah kesulitan warga.

Baca Juga: Golkar DKI Jakarta Intensifkan Bantuan Korban Banjir, Kader dan Fraksi DPRD Turun ke Wilayah Terdampak

Dia mengingatkan bahwa keberhasilan penanganan banjir di lapangan akan berdampak langsung pada kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Jika usulan masyarakat terkait penanganan banjir ini bisa segera terealisasi, tentu hal itu akan membangun citra positif bagi Pemprov DKI Jakarta di mata warga,” tandasnya.

Fraksi Golkar meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk lebih responsif terhadap usulan pembangunan drainase, pengerukan waduk, maupun perbaikan tanggul yang menjadi kebutuhan mendasar di pemukiman padat penduduk.

Sardi berharap koordinasi antara legislatif dan eksekutif dapat diperkuat agar setiap anggaran yang telah dialokasikan untuk penanganan banjir benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas sebelum puncak musim penghujan tiba.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.