DPRD DKI Beri Waktu Tiga Bulan Pemprov DKI untuk Cek 1.600 Pabrik di Ibu Kota

AKURAT.CO - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian memberi waktu selama tiga bulan kepada Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta untuk memeriksa 1.600 pabrik yang tersebar di ibu kota.
Menurutnya, pengecekan perlu dilakukan sebab tidak seluruh pabrik baik, beberapa pasti ada yang bermasalah dan berpotensi menyebabkan polusi udara.
"Kita ada 1.600-an industri yang ada di Jakarta. Dari 1.600 itu gak mungkin baik semua itu perusahaan. Saya harap dalam 3 bulan ke depan. Ada perusahaan yang dikenakan tindakan, tidak diabaikan, baik administrasi atau sebagainya," kata Justin saat rapat kerja Komisi D DPRD, Rabu (23/08).
Baca Juga: Ternyata Begini Cara Pemeriksaan Uji Emisi Kendraan saat Masuk Perkantoran
Sambungnya, pengecekan ini juga sebagai pelaksanaan tugas Dinas LH dalam menjalankan fungsi pemantauan lingkungan sekaligus melihat ketegasan Dinas LH dalam menindak.
"Kita boleh ekspos sambil nunjukin memang DLH punya nyali untuk menindak perusahaan dan menjalankan pemantauan lingkungan. Anggaran pemantauan lingkungan ada," terangnya.
Terkait industri yang bermasalah, Justin mencontohkan temuannya di wilayan Pantai Marunda. Karena pantai tercemar, masyarakat butuh waktu lebih lama dalam mencari ikan.
"Sebenarnya kalau secara random saya juga sudah menemui masyarakat di satu tempat sepanjang pantai Marunda."
"Mereka sudah komplen terkait dengan pembuangan limbah perusahaan yang merusak ekosistem setempat. Mereka kalau mau nyari ikan itu harus 3 jam dulu dari titik situ," papar Justin.
Maka dari itu, Justin menantang Dinas LH, dengan mengungkap minimal lima pabrik yang dikenai sanksi dalam waktu tiga bulan tersebut.
Baca Juga: 4 Manfaat Kesehatan Konsumsi Makanan Pedas, Kekebalan Tubuh hingga Turunkan Berat Badan
"Kita kasih challenge 3 bulan ke depan paling enggak ada 5 perusahaan teridentifikasi dan diberikan sanksi," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



