Jakarta

Mantap! Empat Tempat Penampungan Air Skala Besar Bakal Diresmikan September Mendatang

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 30 Agustus 2023, 20:51 WIB
Mantap! Empat Tempat Penampungan Air Skala Besar Bakal Diresmikan September Mendatang

AKURAT.CO - Sebanyak empat reservoir komunal atau tempat penampungan air skala besar yang dibangun Perumda PAM Jaya, akan diresmikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, pada September 2023.

Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin, menuturkan bahwa keberadaan reservoir komunal tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama pelanggan PAM Jaya guna mendapatkan pasokan air bersih dengan prima.

Dikatakan Arief, awalnya peresmian akan dilakukan pada akhir Agustus 2023. Namun karena ada upaya penguatan infrastruktur maka jadwal peresmian diubah.

Baca Juga: Pelaku Tawuran di Bangka Raya Pesan Senjata Tajam Lewat Online

“InsyaAllah minggu ketiga September langsung empat resevoir, tidak hanya di Rusun Marunda, tapi juga di Cilincing, Waduk Pluit dan Taman Sari. Sekalian commissiong test (pemeriksaan dan pengujian) di sana,” kata Arief di Balai Kota, Rabu (30/08).

Menurutnya, keberadaan reservoir komunal ini nantinya akan dirasakan 42.000 warga dari 7.560 sambungan pipa.

"Keberadaan reservoir komunal menjadi jawaban bagi pelanggan yang lokasinya berada jauh dari pusat pompa PAM Jaya," ujarnya.

Arif menuturkan, pada malam hari, air bersih yang tidak digunakan oleh pelanggan di dekat pompa akan ditampung di reservoir komunal.

Lanjutnya, karena itu kehadiran infrastruktur ini justru merangsang warga lainnya untuk menjadi pelanggan PAM Jaya, terutama yang masih menggunakan air tanah.

Baca Juga: Keciduk Hendak Tawuran, Sekelompok Remaja Tinggalkan Motor dan Senjata Tajam. Para Pelaku Serahkan Diri

“Kantong-kantong air ini harus diciptakan berupa gudang-gudang air yang memang pada saat malam hari ketika air ada di pipa tidak digunakan masyarakat, itu harusnya mengalir di setiap reservoir ini,” imbuhnya.

“Pada saat pagi harinya mereka yang tinggal terjauh dari pompa kami, itu lalu lintas airnya tidak berebutan dari (pipa) yang utama,” lanjut Arif.

Arief menyadari, kebutuhan air di Jakarta tidak bisa direm, terutama di daerah yang mengalami krisis air. Karena itu pihaknya melakukan aksi dengan membangun reservoir komunal bagi pelanggan.

“Kenapa ini (reservoir komunal) baru terjadi sekarang? karena memang PAM Jaya baru mengambil alih (berakhirnya swastanisasi air) dari Februari 2023, sehingga memang masih sangat prematur untuk bergerak cepat," ujarnya.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual Kontestan Ajang Miss Universe Indonesia, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi

"Tapi kepentingannya tidak bisa membuat kami bersantai-santai, jadi kami melahirkan quick win baru seperti membangun beberapa gudang air di Jakarta,” lanjut Arif.

Arif memaparkan, ada dua wilayah yang menjadi fokus pembangunan reservoir komunal.

Pertama wilayah barat dengan rincian RW 06 Duri Kosambi; Kelurahan Tamansari; Rusun Waduk Pluit Muara Baru; BP Tambora; Gombol Paya Kalideres dan Glodok.

Kedua, wilayah timur rinciannya Cilincing huk Cakung-Cilincing; STIP Marunda Makmur; Rorotan Jakpro dan Kebon Kosong-Kemayoran; Kebon Kosong-Dakota.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.