Lihat Pelajar Merokok, Foto dan Laporkan ke Petugas, KJP Terancam Dicabut

AKURAT JAKARTA - Warga diminta melapora dengan foto jika lihat pelajar merokok. Mereka akan diproses bahkan sampai cabut KJP.
Plt Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Junaedi meminta warga untuk melaporkan pelajar sekolah di wilayah tersebut yang kedapatan merokok untuk diberi penindakan.
"Kalau ada indikasi pelajar merokok, dimana, kemudian kapan, jika ada info seperti itu sampaikan kepada kami. Kita koordinasikan begitu," kata dia dilansir dari Antara.
Baca Juga: Persija Akan Jamu Rans Nusantara di Stadion Patriot, Macan Kemayoran Fokus Latihan Taktikal
Laporan foto atau video terkait pelajar yang merokok, nantinya akan diproses. Petugas akan memanggil kepala sekolahnya.
"Kami undang kepala sekolah, kemudian kami minta penjelasannya. Tidak hanya sampai pada penjelasan, harus ada 'action' (tindakan) untuk mengawasi," kata Junaedi.
Menurutnya, pengawasan terhadap pelajar terkait tidak hanya dalam lingkungan sekolah, namun juga di lingkungan rumahnya dengan mengajak peran orang tua.
Baca Juga: Lihat Pameran Kaligrafi China di Perpustakaan Nasinal, Liburan Sambil Tambah Wawasan
"Sejauh mana proses pengawasannya? Dalam radius tidak hanya di sekolah, tetapi radius tertentu di lingkungan rumah," ujar dia.
Junaedi mengharapkan peran orang tua, sekolah serta masyarakat luas dalam pembinaan pelajar berperilaku menyimpang,. Dalam hal ini pelajar yang merokok.
"Sekali lagi kita berharap betul pada orang tua, sekolah untuk punya nilai-nilai edukasi bagaimana memberikan pendidikan kepada mereka (pelajar). Bahkan bukan hanya kita dan orang tua, tetapi juga masyarakat luas," kata dia.
Baca Juga: KENA BATU! Pengemudi Fortuner Arogan Ditangkap Polisi, Plat Mobil Dinas Polri Palsu
Junaedi meminta kesadaran masyarakat untuk berani menegur pelajar yang merokok.
"Kalau masyarakat punya kesadaran, melihat siswa misalnya merokok, bisa enggak kita tegur? Bisa. Kalau kita tegur yang baik itu bisa," kata dia.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menegaskan bahwa pihaknya akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus bagi pelajar perokok.
"Saya minta ke Kepala Dinas Pendidikan, kalau murid yang mendapatkan KJP Plus itu kedapatan merokok, KJP-nya wajib dicabut. Supaya kita berikan ke anak lain, karena kemampuan pemda terbatas," kata Heru di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




