Viral Pengemis "A Kasihan A", Kini Muncul Mainan yang Mirip dengannya

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial X, mainan atau miniatur pengemis 'A Kasihan A' yang sempat ramai.
Ternyata, usai viral, netizen menemukan miniatur atau mainan yang mirip dengan pengemis 'A Kasihan A'.
Sontak saja, usai muncul miniatur pengemis tersebut membuat warganet ramai di kolom komentar.
Miniatur tersebut viral usai diunggah oleh akun X @sosmedkeras yang mendapatkan 230 komentar, 262 retweet, dan 2.200 like.
Baca Juga: Viral, Seorang Istri Tangkap Basah Suaminya yang Boncengan dengan Pelakor
Adapun sosok pengemis yang viral tersebut bernama Baliah. Ia terpaksa melakukan pekerjaan tersebut karena untuk menghidupi keluarganya.
Baliah biasanya bekerja sebagai pengemis di kawasan wisata Gunung Bunder, Kabupaten Bandung.
Sehari saja, wanita tersebut mendapatkan uang Rp 100.000. Namun ia harus membayar Rp 70.000 untuk naik ojek ke lokasi.
Baliah merupakan warga Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Viral! Ditilang Karena Bawa Motor Knalpot Brong, Remaja Bertato Nangis, Polisi: Malu Sama Tatonya
Ia dikenal sebagai keluarga tidak mampu yang membuatnya terpaksa mengemis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kini, sosoknya yang viral dijadikan sebuah mainan atau miniatur yang beredar di media sosial.
Tak sedikit komentar netizen yang merasa iba dengan munculnya miniatur sosok pengemis viral tersebut.
"Kasihan bgt ibunya, tpi malah tetep aja dijadiin bahan bercandaan," kata akun @xonxo***.
Baca Juga: Viral! Sebuah Video Dua Orang Remaja Putri yang Menggemparkan karena Duel Menggunakan Senjata Tajam
"ga kreatif banget pansos sm ibu yg berkekurangan," ujar akun @saber*****.
"Kok malah jadi miris sih," kata akun @when****.
"Bjirrr gercep banget, udah ada aja itu versi mainan lego nya, kmaren liat juga udh ada versi lagu nya di nyanyiin versi sunda, semoga si ibu nya juga kebagian rejeki nya," kata akun @Jek******.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









