Jakarta

BMKG Rilis Peringatan Dini Wilayah Perairan Terkena Gelombang Tinggi Hari Ini, Pelayaran Diminta Waspada

Ainun Kusumaningrum | 17 Juli 2024, 06:50 WIB
BMKG Rilis Peringatan Dini Wilayah  Perairan Terkena Gelombang Tinggi Hari Ini, Pelayaran Diminta Waspada

AKURAT JAKARTA  - BMKG telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan pada 16-17 Juli 2024.

Hal ini dipengaruhi pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara-Barat dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot.

Sedangkan wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur-Selatan dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot.

Baca Juga: Simak Informasi Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 17 Juli 2024 Mudah Tak Perlu Jauh-jauh

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara, perairan selatan Banten-Jawa Tengah, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan.

"Lalu perairan Kep. Sitaro, perairan Sangihe-Talaud, Laut Banda, perairan Sorong, Laut Seram, dan Laut Arafuru," tulis BMKG dalam keterangannya, Selasa (16/7/2024).

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 -2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara P. Sabang, perairan barat Aceh-Kep. Mentawai.

Baca Juga: KPU DKI Tegaskan Kepastian Hukum Berlaku di Semua Tahap Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI 2024

Lalu perairan P. Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh-Kep. Mentawai, Selat Sunda bagian barat dan selatan.

"Termasuk perairan selatan Jawa-P. Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas-Sape bagian selatan, Laut Sawu, Selat Sumba bagian barat. Juga Samudra Hindia Selatan Jawa Barat-P. Sumba, Laut Jawa," tulisnya. 

Kemudian di Laut Natuna Utara, Laut Natuna, perairan Manui-Kendari, perairan selatan Banggai-Kep. Sula, perairan Kep. Sangihe-Kep. Talaud, perairan Kep. Sitaro.

Baca Juga: KPU DKI Kerahkan 1.588 Petugas untuk Verifikasi Faktual 721 Ribu KTP Dukungan Cagub-Cawagub Perseorangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana

Termasuk Laut Maluku, Laut Seram, Samudra Pasifik Utara Halmahera-Papua Barat, perairan Kep. Kai-Kep. Aru, Laut Banda, Laut Arafuru.

Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.5-4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Bengkulu-Selat Sunda, Samudra Hindia Selatan Banten-Jawa Barat.

BMKG mengatakan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

"BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal ferry," tulisnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.