Jakarta

Kunjungi Posko Korban Kebakaran di Pasar Raya Manggarai, Heru Budi Terima Keluhan soal Air Bersih hingga Toilet yang Kurang

Yasmina Nuha | 15 Agustus 2024, 06:18 WIB
Kunjungi Posko Korban Kebakaran di Pasar Raya Manggarai, Heru Budi Terima Keluhan soal Air Bersih hingga Toilet yang Kurang

AKURAT JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengunjungi salah satu posko pengungsian korban kebakaran di area parkir Pasar Raya Manggarai, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/8/2024).

Dalam kunjungannya, Heru ditemani oleh Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adjie, Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin serta jajaran Pemprov DKI Jakarta.

Heru menjelaskan, dirinya baru sempat meninjau lokasi pengungsian kebakaran ini karena sebelumnya sedang ada agenda persiapan HUT ke-79 RI di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Tidak Boleh Menggunakan HP atau Komputer Sebelum Tidur

"Yang pertama, saya baru sempat meninjau sore ini kebakaran di Manggarai ini. Dan Pak Wali Kota, BPBD dengan BNPB, Sudin Kesehatan, Sudin Kebersihan, Sudin Sosial sudah turun memberikan bantuan," ujar Heru.

Lebih lanjut, ia pun menerima berbagai keluhan dari warga pengungsian tersebut, salah satunya yaitu kurangnya air bersih di lokasi pengungsian.

"Tadi ada keluhan air bersih kurang, nanti saya minta PAM untuk menambahkan. Termasuk juga tadi keluhan toilet kurang," katanya.

Kemudian, ia pun menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta untuk mengatasi masalah air bersih tersebut.

Tidak hanya itu, Heru mengatakan akan meminta pihak PAM untuk menambahkan jumlah tangki yang ada di lokasi pengungsian tersebut.

"Ya, iya. Nanti sebentar saya minta PAM menambahkan, mungkin juga tanki Itu kita minta tambahkan. Itu keluhannya," katanya.

Baca Juga: Bagaimana Pandangan Umum dalam Islam Tentang Wanita Melepas Jilbab demi Tugas atau Pekerjaan?

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta untuk melayani kesehatan bagi para pengungsi.

"Dari dinas kesehatan sudah turun, semua insya Allah bisa melayani warga yang terkena musibah kebakaran," katanya.

Di samping itu, berdasarkan pantuan Akurat Jakarta, beberapa warga juga mengeluhkan kurangnya pasokan listrik untuk kipas angin dan lampu.

"Pak ini kurang kipas angin, kami kegerahan. Juga kurang lampu pak di posko jadi gelap banget," kata Dina salah satu warga posko pengungsian. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.