Bakal Ada 2.176 Sekolah du Jakarta yang Masuk Program Sekolah Swasta Gratis, Diterapkan Mulai Tahun 2025

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI akan menerapkan program sekolah gratis di sekolah-sekolah swasta di Jakarta pada tahun 2025 mendatang.
Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak, mengungkapkan sudah ada dua ribu lebih sekolah swasta di Jakarta yang bergabung dalam program sekolah gratis tersebut.
"Soal sekolah swasta gratis ada 2.176 sekolah swasta nanti akan gratis. Tetapi 415 sekolah swasta yang tidak masuk (memilih tidak ikut) dalam program sekolah gratis,” ujar Jhonny dalam keterangan resminya, Jumat (16/8/2024).
Jhonny menjelaskan, nantinya Komisi E DPRD DKI dan Pemprov DKI akan segera menandatangani perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) pelaksanaan sekolah gratis pada 20 Agustus 2024.
Lebih lanjut, ia berharap, penerapan program sekolah gratis tidak berdampak pada para penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) agar tetap bisa menikmati program subsidi pendidikan tinggi dari Pemprov DKI.
“Saya melihat banyak program-program yang menyangkut kesejahteraan masyarakat dikurangi, termasuk KJMU. Padahal efek dari KJMU itu tidak kita lihat sekarang, tetapi nanti 15 sampai 20 tahun yang akan datang,” tuturnya.
Selain itu, ia juga mencontohkan, program beasiswa di era pemerintahan Presiden Soeharto yang banyak mengucurkan program beasiswa saat itu
"Misalnya, Program Beasiswa Supersemar, dan saat ini para penerima beasiswa itu telah mengabdi dan berperan besar dalam kemajuan Bangsa Indonesia," katanya.
Di samping itu, ia juga merasa khawatir jika hal-hal seperti ini tidak perhatikan, nantinya kesenjangan antara orang kaya, orang pintar dengan orang miskin jadi semakin senjang di Jakarta ini.
Secara filosofis, jelas dia, baik APBD maupun APBN berfungsi sebagai instrumen negara untuk mewujudkan keadilan dan menekan kesenjangan sosial.
Untuk itu, ia menjelaskan, salah satu bentuk nyata dari upaya mewujudkan keadilan dan mengurangi kesenjangan tersebut yaitu melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa dan mahasiswi Jakarta.
“Saya tahu kita semua paham bahwa APBD dan APBN itu punya fungsi distributif yaitu bagaimana melalui APBD itu kita bisa mengurangi kesenjangan melalui subsidi, termasuk dalam hal ini beasiswa,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

