Jakarta

Alia Noorayu Laksono, Politisi Muda yang Isi Kekosongan Kursi Perempuan Partai Golkar di DPRD DKI Jakarta

Ainun Kusumaningrum | 28 Agustus 2024, 07:59 WIB
Alia Noorayu Laksono, Politisi Muda yang Isi Kekosongan Kursi Perempuan Partai Golkar di DPRD DKI Jakarta

AKURAT JAKARTA  - Sosok Alia Noorayu Laksono, politisi perempuan muda terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029 dari Partai Golkar.

Bersama anggota terpilih lainnya, Alia telah bersumpah janji untuk melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat di Jalan Kebon Sirih Nomor 18, Jakarta Pusat.

Putri bungsu dari mantan Ketua Umum Partai Golkar HR Agung Laksono itu bersyukur atas proses pelantikan yang berjalan lancar.

Baca Juga: MENGEJUTKAN! Partai Golkar Tarik Dukungan dari Andra Soni-Dimyati dan Mengalihkan ke Airin - Ade Sumardi untuk Pilgub Banten

Alia meraih 12.381 suara di Dapil 5 (Kecamatan Duren Sawit, Jatinegara dan Kramat Jati), Jakarta Timur

“Ini kan, saya bisa disebut sebagai pecah telor, ada politisi muda perempuan yang bisa duduk jadi legislator,” kata Alia, Senin (26/8).

Selama belasan tahun berusaha manggung di arena pencalegan, ungkap Alia, tidak berhasil lolos ke Kebon Sirih.

Baca Juga: Pengamat Sebut Elektabilitas Maesyal–Intan Semakin Melejit Usai Mendapat Dukungan dari Golkar

“Sudah belasan tahun tak ada wakil perempuan dari Partai Golkar di DPRD DKI Jakarta,” ucap Alia dengan ramah.

Keberadaannya sebagai pendatang baru di DPRD DKI Jakarta, Alia mengaku akan belajar banyak dari para senior dari Partai Golkar yang berpengalaman di periode dewan sebelumnya.

Paling tidak, Alia tak mau bersikap gegabah atau asal bicara dalam menghadapi persoalan nanti.

Baca Juga: Resmi Terima Surat B1 KWK dari Partai Golkar, Pasangan Ridwan Kamil - Suswono Siap Daftar Pilkada DKI Jakarta 2024

“Ini kepercayaan dari masyarakat dan sekaligus sebagai tanggung jawab yang tentu saja tidaklah ringan,” ungkap dia.

Alia Noorayu Laksono kini berusia 30 tahun. Selama ini, berkecimpung dan konsen terhadap bidang pemuda dan olahraga serta aktivitas social.

Pengalamannya selama ini pernah menjadi Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Komunikasi/Hubungan Internasional.

Terkait minat untuk duduk di satu antara lima komisi, Alia tak mau membicarakan tentang hal itu.

“Yang jelas, saya siap jika ditugaskan. Hanya memang saya punya pengalaman terhadap masalah-masalah pemuda dan olahraga, sosial, wanita, kesehatan serta pendidikan,” bebernya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.