Jakarta

Benarkah Tarif Air PAM Akan Naik Pada 2025? Begini Penjelasan Lengkap dari PAM Jaya

Ainun Kusumaningrum | 25 Desember 2024, 14:34 WIB
Benarkah Tarif Air PAM Akan Naik Pada 2025? Begini Penjelasan Lengkap dari PAM Jaya

AKURAT JAKARTA - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM JAYA) mengumumkan tarif baru yang akan berlaku mulai Januari 2025 dan dihitung dalam tagihan air pada Februari 2025.

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan, penerapan tarif baru ini berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 730 Tahun 2024 tentang Tarif Air Minum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya.

Arief menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menetapkan standar kebutuhan pokok air minum per kepala keluarga sebesar 10 m3 per bulan.

Baca Juga: Bank Indonesia Akui Uang Palsu Buatan UIN Makassar Nyaris Sempurna, Sangat Mirip dengan Aslinya, Hanya Ini yang Membedakan

"Jika pelanggan rumah tangga menggunakan air secara bijak dengan konsumsi di angka 10 m3, maka tidak ada perubahan tarif yang akan dirasakan oleh pelanggan, mengingat tarif pada kebutuhan 0-10 m3 masih tetap di angka yang relatif sama," kata Arief di Balai Kota Jakarta, Senin (23/12/2024).

Ia menambahkan, kelompok pelanggan sosial/K I khusus untuk pemakaian hingga 10 meter kubik atau setara dengan 10.000 liter mengalami penurunan tarif.

"Sedangkan untuk pelanggan kelompok lainnya tetap sama seperti sebelumnya. Namun, tarif akan diterapkan secara progresif ketika konsumsi air berada pada rentang lebih dari 10 m3 hingga 20 m3 dan di atas 20 meter kubik," tuturnya.

Baca Juga: Lebih Murah Dari iPhone 16 Pro Max! Wuling Almaz RS Pro 2023 Bekas, Cicilannya Cuma 8 Jutaan

Lebih lanjut ia mengatakan, selain terus membangun infrastruktur jaringan perpipaan, kebijakan ini juga merupakan bagian dari upaya PAM JAYA dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan air minum pada 2030.

"Kombinasi penerapan teknologi inovatif, disiplin operasional, hingga kerja sama sinergis juga dilakukan demi terwujud 100 persen cakupan air minum bagi seluruh warga Jakarta," ujarnya.

Ia juga mengatakan, penerapan tarif baru merupakan upaya untuk mewujudkan pemenuhan air minum secara adil bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta.

"Apalagi, tarif air minum di Jakarta selama 17 tahun terakhir tetap sama. Padahal, biaya untuk memenuhi kebutuhan penyediaan air minum terus meningkat," imbuhnya.

Untuk itu, dirinya bersama PAM JAYA berkomitmen memberikan layanan yang lebih baik, sekaligus mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air minum masyarakat Jakarta secara menyeluruh.

"Hingga akhir 2030, ditargetkan akan ada tambahan 1 juta Sambungan Rumah
(SR) tercapai, sehingga target ketersediaan layanan air minum perpipaan yang konsisten, berkualitas, dan terjangkau bagi warga Jakarta segera terpenuhi," tukasnya.

"Nantinya, sepanjang 7.000 kilometer tambahan jaringan perpipaan akan terpasang di seluruh wilayah Jakarta" pungkasnya. (*)

Gambar: Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin

Gambar: tabel penyesuaian tarif baru pengguna PAM

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.