Jakarta

Tidak Ada Susu dalam Makan Bergizi Gratis Pertama di Jakarta, Teguh Setyabudi Sebut Akan Dikasih Dua Kali Seminggu

Yasmina Nuha | 7 Januari 2025, 08:59 WIB
Tidak Ada Susu dalam Makan Bergizi Gratis Pertama di Jakarta, Teguh Setyabudi Sebut Akan Dikasih Dua Kali Seminggu

AKURAT JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Senin (6/1/2025).

Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi turut meninjau salah pelaksanaan MBG di SD-SMP Barunawati dan SMPN 61, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (6/1/2025).

Diketahui, terkait menu lauk untuk para siswa SMPN 61 Jakarta yaitu nasi putih, tumis kacang panjang, ayam, tahu goreng, dan jeruk.

Baca Juga: Alhamdulillah, Kemenag dan Komisi VIII DPR Akhirnya Sepakati Biaya Haji 2025 Turun Jadi Rp 55,43 Juta

Namun, tidak terdapat menu susu dalam lauknya. Di mana dalam berbagai uji coba MBG sebelumnya, terdapat menu susu yang jadi pelengkap.

Menanggapi hal tersebut, Teguh mengatakan bahwa terkait dengan menu susu tersebut, pihaknya nanti akan memberikannya setiap dua kali dalam seminggu.

"Tadi memang sudah disampaikan, kurang lebih seminggu itu dua kali untuk susu," ujar Teguh di SMPN 61 Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2025).

Baca Juga: Asyik! Program Makan Bergizi Gratis Juga Akan Diberikan untuk Ibu Hamil di Jakarta, Tidak Hanya untuk Anak Sekolah Saja

Teguh menegaskan, terkait menu MBG ini memang tidak perlu diberikan susu sebab di setiap daerah akan diberikan menu yang berbeda-beda sesuai daerahnya.

"Memang tidak harus susu, nanti ada sebagian lainnya, katakanlah misalnya nasi, tidak semua daerah itu pakai nasi. Katakanlah di Papua mungkin sagu," terangnya.

Namun demikian, pihaknya akan terus meningkatkan variasi menu yang disajikan dan berharap ke depannya mereka tetap menjaga dari sisi pengawasan kualitasnya.

Baca Juga: Atasi Banjir Rob yang Sering Landa Kawasan Pesisir utara Jakarta, Fraksi Golkar DPRD Minta Pemprov Segera Rampungkan Tanggul NCICD Sepanjang 39 KM

"Dan dari pemprov kita mendukung dari aspek sosialisasi, edukasi dan juga dari penunjukan lokasi sekolah," tukasnya.

Terkait menu makanan pada hari pertama pendistribusian MBG, Teguh menilai bahwa menu ini tergolong variatif dan para siswa pun menyukainya.

"Tadi saya saksikan lauknya memang bervariasi. Hari ini sudah mencukupi dan memadai. Kita lihat tadi anak-anak sangat senang," ujar Teguh kepada wartawan.

Ia juga menyebut berbagai lauk yang disajikan di MBG kali ini. Di mana nantinya setiap minggu lauk tersebut akan selalu berganti.

"Lauknya ada nasi, tumis kacang panjang, ayam, tahu goreng, dan jeruk. Seminggu ini menunya akan selalu berganti," terangnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y