Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI dari Golkar Ini Dukung Pengembangan Aplikasi JAKI: Sejalan dengan Upaya Efisiensi dan Peningkatan Layanan Publik

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono mendukung pengembangan Aplikasi JAKI sebagai Superapp yang modern dan terintegrasi yang jadi komitmen Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Menurut Alia, JAKI memiliki potensi besar sebagai platform utama yang menghubungkan berbagai layanan publik dalam satu sistem terpadu.
"Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan efisiensi layanan publik dan mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas yang disediakan oleh Pemda DKI Jakarta," ujar Alia kepada wartawan, Jumat (21/2/2025).
Politikus Golkar itu menilai, JAKI dapat menjadi ujung tombak digitalisasi pelayanan publik di Jakarta. Sebab, hal ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global berbasis teknologi.
"Dengan berbagai layanan yang terintegrasi dalam satu aplikasi, masyarakat dapat mudah mengakses informasi dan layanan tanpa harus berpindah-pindah platform," tuturnya.
Namun, Alia juga menekankan, pengembangan JAKI harus dilakukan secara berkelanjutan dan inklusif dengan strategi yang matang. Untuk itu, ia mendorong 4 langkah strategis.
"Pertama, kolaborasi antar-SKPD di Pemprov DKI harus memperkuat koordinasi. Khususnya mendorong Dinas Kominfotik bekerja sama dengan dinas lain agar integrasi layanan dapat berjalan optimal," ujarnya.
Kedua, lanjutnya, kemitraan dengan pihak ketiga. Pemprov DKI perlu menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi untuk menghadirkan fitur-fitur inovatif serta meningkatkan kualitas layanan JAKI.
Ketiga, pelibatan masyarakat. Pengembangan JAKI harus didasarkan pada kebutuhan nyata warga. Karena itu, Komisi A menyarankan terdapat forum diskusi atau survey untuk mendapatkan masukan langsung dari masyarakat.
"Termasuk studi banding dengan daerah lain yang telah memiliki aplikasi serupa juga dapat menjadi referensi dalam meningkatkan JAKI," imbuhnya.
Keempat, peningkatan SDM dan infrastruktur teknologi. Untuk optimalisasi operasinal JAKI, perlu investasi dalam infrastruktur teknologi serta pelatihan bagi tim pengembang dan petugas layanan, agar mereka dapat terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru.
"Dengan strategi yang tepat, kami yakin JAKI dapat menjadi solusi utama bagi masyarakat dalam mengakses layanan publik secara cepat, efisien, dan transparan," pungkasnya.
Dengan ini, Komisi A DPRD DKI Jakarta berkomitmen mendukung inovasi digital yang dapat meningkatkan pelayanan publik dan membawa Jakarta semakin maju sebagai kota berbasis teknologi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





