Jakarta

Efesiensi Anggaran Pemprov Jakarta Capai Rp 38 Miliar, Wagub Rano Karno Sebut Tidak Terlalu Berpengaruh

Yasmina Nuha | 22 Februari 2025, 16:07 WIB
Efesiensi Anggaran Pemprov Jakarta Capai Rp 38 Miliar, Wagub Rano Karno Sebut Tidak Terlalu Berpengaruh

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengungkapkan bahwa efesiensi anggaran belanja daerah Jakarta mencapai Rp 38 milliar.

Namun, Rano menegaskan bahwa jumlah efesiensi tersebut tidak terlalu besar. Apalagi, Pemprov Jakarta mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

"Kita kena efisiensi tapi nggak besar, cuma Rp 38 M. Kan ini dari bantuan pemerintah pusat," ujar Rano di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Jumat (21/2/2025).

Baca Juga: Prediksi Skor Las Palmas vs Barcelona, 23 Februari 2025: Misi Blaugrana Pertahankan Puncak Klasemen La Liga

Mantan Anggota DPR itu juga mengatakan, efesiensi ini juga tidak lebih besar dibandingkan dengan jumlah Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) DKI Jakarta.

Selain itu, ia juga menegaskan, efesiensi yang dilakukan oleh pihaknya dilakukan ke berbagai hal yang tidak merugikan kebutuhan masyarakat, seperti perjalanan dinas dan konsumsi pejabat.

"Jadi kalau dihitung komponen tidak besar, dihitung dengan PAD DKI. Tapi tentu kita akan melakukan efisiensi, mulai dari perjalanan dinas, makanan juga," tukasnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdia, menambahkan bahwa efesiensi anggaran ini dilakukan kepada program-program yang tidak berkaitan dengan kebutuhan warga.

"Enggak terlalu berdampak. Efisiensinya paling yang untuk memenuhi program gubernur baru kan, Mas Pram, Bang Doel yang memang bener- kita efisiensi ya yang tidak ada kaitannya dengan kebutuhan mendasar warga Jakarta," tuturnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Union Berlin di Bundesliga, 23 Februari 2025: Mampukah BVB Perbaiki Rekor Buruk di Signal Iduna Park?

Bahkan, ia meyakini bahwa pihaknya akan terus menambah kebutuhan-kebutuhan warga disamping efesiensi anggaran yang dijalankan.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk anggaran efesiensi ini masih belum fix. Namun, berapa pun jumlahnya nanti, ia tetap bersyukur efesiensi ini tidak terlalu berdampak.

"Masih belum fix. cuma kita bersyukurnya sebenarnya enggak terlalu berdampak karena DKI kan udah mandiri," katanya.

"Cuma itu lagi, kita tetep bener-bener dimaksimalkan untuk apa yang menjadi prioritas kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.