Jakarta

DLH DKI Klaim Sudah Kelola dan Tangani Sampah dari Hulu ke Hilir, Sebut Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Yasmina Nuha | 19 Maret 2025, 23:15 WIB
DLH DKI Klaim Sudah Kelola dan Tangani Sampah dari Hulu ke Hilir, Sebut Sesuai Arahan Presiden Prabowo

AKURAT JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengklaim bahwa pihaknya sudah menjalankan pengelolaan dan penanganan sampah dari hulu ke hilir yang terintegrasi dan berkelanjutan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, pengelolaan sampah Jakarta sudah sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dengan mengelola sampah dari hulu hingga hilir.

"DLH Jakarta sudah melakukan pengelolaan sampah di hulu melalui pengelolaan sampah di lingkup RW dan menggerakan sirkular ekonomi melalui bank sampah," ujar Asep dalam keterangannya, Rabu (19/3/2025).

Baca Juga: Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Lebaran 2025, Pemkab Tangerang Sediakan 7.250 Paket Sembako di Bazar Tebus Murah

Kemudian, lanjut Asep, membuat program Jakarta Recycle Center di Pesanggrahan, serta pengelolaan sampah pada kawasan dan perusahaan, termasuk Horeka (Hotel, Restoran dan Kafe) dan pusat perbelanjaan.

“Untuk pengelolaan sampah di tengah, kami sudah melakukan pengelolaan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan TPS3R (Reuse, Reduce, Recycle), pengelolaan sampah di badan air serta penyelenggaraan fasilitas pengolahan sampah pengolahan sampah di RDF Plant Rorotan,” ujarnya.

Sedangkan pada tahap hilir, pihaknya sudah mengoptimalkan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Merah Putih.

Baca Juga: Sidak Dua Pasar di Jakbar, Sekretaris Fraksi Golkar Andri Santosa Temukan Penjualan MinyaKita Lebihi HET

Selain itu, pihaknya melakukan pengolahan sampah lama dan sampah baru pada fasilitas Landfill Mining dan RDF Plant di TPST Bantargebang dan pemeliharaan sarana serta prasarana TPST.

"Bukan hanya di PLTSa Merah Putih tempat pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif, di RDF Plant pun sampah yang sudah menjadi RDF, selanjutnya dijual kepada industri semen sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara," tuturnya.

Asep menjelaskan, DLH DKI Jakarta memiliki suatu Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang telah menjalin kerja sama dengan dua industri semen, yaitu PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.

"Besar harapan upaya ini bisa dapat membantu mengurangi dampak lingkungan yang ada," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y