Meski Puasa Banyak Manfaat, Menjaga Tidur Selama Ramadan Sangat Penting

AKURAT JAKARTA - Meski menjalankan ibadah luasa banyak manfaatnya, tapi menjaga tidur selama Ramadan sangat penting.
Puasa Ramadan, harus diakui, tak hanya mengubah kebiasaan makan tapi juga tidur.
Bahkan, banyak orang yang cenderung kurang tidur di bulan Ramadan.
Elie Abirached, ahli panjang umur yang berbasis di Dubai mengatakan, waktu tidur berantakan terlebih ketika mencoba menyeimbangkan salat tarawih, makan malam, dan bangun pagi untuk sahur.
"Selain itu, karena makanan dikonsumsi mendekati waktu tidur, pencernaan dapat mengganggu tidur nyenyak dan mengurangi tahap pemulihan seperti REM dan deep sleep," ujar Abirached dikutip Al Arabiya English.
Kurang tidur selama Ramadan memiliki dampak signifikan. Abirached berkata dalam jangka pendek kurang tidur mengakibatkan kelelahan, perubahan suasana hati, gangguan fokus dan penurunan produktivitas.
Baca Juga: Bakal Banyak Polisi, Ribuan Anggota Jaga Laga Penting Timnas Indonesia Vs Bahrain
Tak hanya itu, terjadi perubahan keseimbangan hormon terutama kortisol dan sensitivitas insulin. Tidak heran orang yang kurang tidur jadi makan berlebih tapi cepat mengalami penurunan energi.
Kemudian efek jangka panjang kurang tidur bisa sangat serius seperti gangguan tidur kronis, kenaikan berat badan, hipertensi dan resistensi insulin.
"Jadi, meskipun puasa memiliki banyak manfaat, menjaga tidur selama Ramadan sangat penting untuk menghindari manfaat-manfaat ini," terangnya.
Perlu strategi pembagian waktu tidur yang efektif agar kebutuhan tidur dalam sehari terpenuhi. Ia menyarankan membagi tidur menjadi dua fase, antara lain:
1. Tidur utama, Anda tidur setelah salat tarawih selama 4-5 jam tanpa gangguan.
2. Tidur siang, tidur siang selama 60-90 menit. Waktu ini bisa dipecah lagi menjadi tidur siang dan tidur setelah subuh.
3. Tidur siang ringkas (napping), tidur selama 15-20 menit bisa meningkatkan energi dan fokus. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





