Disdik DKI Ungkap Program Sekolah Swasta Gratis Diberikan ke Seluruh Siswa yang Ditargetkan Tanpa Terkecuali

AKURAT JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa seluruh siswa sekolah swasta yang ditargetkan oleh Pemprov DKI Jakarta akan mendapatkan program sekolah swasta gratis tanpa terkecuali.
Wakil Kepala Disdik DKI Jakarta, Sarjoko mengatakan bahwa pihak Pemprov DKI Jakarta akan memberikan program ini kepada seluruh siswa di sekolah tersebut, baik yang tergolong warga mampu maupun tidak mampu.
"Semuanya (siswa di sekolah swasta baik yang mampu maupun tidak), di sekolah itu ya," ujar Sarjoko saat ditemui di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (8/5/2025).
Ia pun mencontohkan, jika daya tampung di sekolah tersebut misalnya di suatu SD itu ada dua rombongan belajar (rombel), masing-masing satu rombel berarti 32 siswa, maka pihaknya akan anggarkan sesuai rombel itu.
"Itu alokasi perhitungan yang kita anggarkan sejumlah itu, tetapi nanti eksistingnya berapa, pas setelah penerimaan siswa baru, itu yang kita anggarkan. Jadi penyaluran dananya menyesuaikan dengan jumlah siswa nanti," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nantinya pihaknya juga akan menyesuaikan anggaran dari jumlah murid yang diterima, bukan dari kapasitas kursi aslinya.
"Iya. Misalnya ada dua rombel satu angkatan, iya. Tapi nanti mereka akan disesuaikan dengan siswa baru. Kapasitas misal 32, diisi 20, ya 20 yang itu (menerima)," tukasnya.
Meski begitu, ia mengaku pihaknya belum merinci total anggaran yang dialokasikan untuk merealisasikan kebijakan tersebut.
"Secara nilai, saya lupa. Intinya kami mem-plot-nya (anggaran) untuk 40 sekolah," jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sarjoko menyebut beberapa kriteria dari 40 sekolah swasta yang masuk dalam uji coba program sekolah swasta gratis.
Sarjoko mengatakan, pihaknya bakal memprioritaskan untuk program sekolah swasta gratis ini ke sekolah-sekolah yang wilayahnya tidak ada sekolah negeri.
Selain itu, mereka juga memprioritaskan untuk sekolah swasta di wilayah yang daya tampung sekolah negerinya sangat sedikit.
"Prinsipnya adalah lokasi-lokasi sekolah itu yang kita pilih di lokasi di mana tidak ada sekolah negerinya," ujar Sarjoko di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025).
"Atau daya tampungnya sangat-sangat kecil di sekitar itu, daya tampung sekolah negerinya," imbuhnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 3Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 8Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




