Rusunawa Marunda Sudah Mulai Dibongkar Sejak Pertengahan 2025, Target Kelar Revitalisasi pada 2030

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta sudah memulai pembongkaran 5 tower Rusunawa Marunda, Jakarta Utara sejak pertengahan tahun 2025 ini.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, mengatakan bahwa pihaknya mulai membongkar rusunawa tersebut lebih cepat dari rencana awal pada 2026.
"Pembongkaran 5 tower (Blok C1-C5) di Rusunawa Marunda Cluster C, Cilincing, Jakarta Utara, telah dimulai secara bertahap sejak pertengahan 2025, lebih cepat dari rencana awal Maret-April (2026)," ujar Chico saat dihubungi wartawan, Selasa (28/10/2025).
Chico menjelaskan, pembongkaran ini dijalankan sesuai dengan prioritas Gubernur Jakarta, Pramono Anung untuk hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Saat ini, status pembongkaran bangunan Rusunawa Marunda per Oktober 2025 sudah berjalan ke sebagian besar tower, dengan fokus pada struktur yang dinilai tidak layak huni oleh kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2021.
Proses administratif seperti penghapusan aset ke Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI dan penaksiran oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) selesai lebih awal berkat efisiensi anggaran, sehingga eksekusi lapangan dimulai sekitar Mei-Juni 2025.
"Saat ini, sekitar 60-70% pekerjaan pembongkaran rampung, termasuk survei dan pembersihan puing, tanpa hambatan signifikan dari relokasi warga (yang sudah dipindah ke Rusun Nagrak dan Padat Karya sejak 2023)," jelasnya.
Ia pun mengatakan, Gubernur Pramono tetap pastikan ini tetap prioritas meski ada pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) Rp15 triliun untuk APBD 2026.
Kemudian, usai pembongkaran selesai yang ditargetkan rampung akhir 2025, pembangunan 2 tower baru dari total 5 tower 20 lantai, 1.440 unit akan dimulai awal 2026.
"Seluruh revitalisasi direncanakan rampung dalam 5 tahun hingga 2030, termasuk fasilitas pendukung seperti taman dan akses transportasi," ungkap Chico
Nantinya, kata politikus PDIP itu, warga relokasi diprioritaskan untuk pindah kembali dengan subsidi sewa tetap terjangkau.
"Ini bagian dari program jamak DPRKP 2025-2026 untuk lebih dari 3.000 unit rusun baru/revitalisasi di Jakarta," tandasnya.
Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa revitalisasi Rumah Susun (Rusun) Marunda, Jakarta Selatan, tetap dilakukan meski adanya pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat sebesar Rp15 triliun.
Ia mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan revitalisasi rusun tersebut sesuai dengan jadwal yang sudah diputuskan.
"Untuk Marunda akan dilakukan sesuai dengan jadwal karena sudah diputuskan," kata Pramono kepada wartawan, dikutip Sabtu (18/10/2025). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Elche vs Real Betis di La Liga, 8 November 2026: Mampukah Los Franjiverdes Menghentikan Dominasi Tim Tamu?
- 7Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 8Prediksi Skor Brighton vs Brentford di Premier League, 8 November 2026: Misi The Seagulls Pertahankan Rekor Kandang
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






