Jakarta

Tinjau Revitalisasi Park and Ride Lebak Bulus, Wagub Rano Karno Ungkap Ada Perubahan Tarif hingga Peningkatan Kapasitas Kendaraan

Yasmina Nuha | 4 Juni 2025, 16:59 WIB
Tinjau Revitalisasi Park and Ride Lebak Bulus, Wagub Rano Karno Ungkap Ada Perubahan Tarif hingga Peningkatan Kapasitas Kendaraan

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno, meninjau proses revitalisasi Park and Ride Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/6/2025).

Rano menjelaskan, MRT Jakarta merencanakan penataan jangka pendek berupa penambahan jumlah lot parkir, penyediaan kanopi, toilet, sistem pengambilan karcis otomatis, serta sistem pembayaran nontunai yang akan terintegrasi dengan tarif MRT.

"Nah, penataan jangka panjang berupa gedung parkir yang disatukan dengan retail dan hunian, tapi mungkin itu masih memerlukan waktu 3 tahun," ujar Rano di lokasi.

Baca Juga: Prediksi Skor Jerman vs Portugal di UEFA Nations League, 5 Juni 2025: Duel Panas di Allianz Arena

Ia mengungkapkan, adanya perubahan tarif parkir di lokasi tersebut. Untuk kendaraan roda dua, tarif semula flat Rp2.000 menjadi Rp2.000 per jam dengan maksimum Rp10.000.

Sementara untuk mobil, tarif semula flat Rp5.000 menjadi Rp5.000 per jam dengan maksimum Rp20.000. Namun, lahan parkir dengan tarif flat tetap tersedia di sisi barat.

"Kenaikan tarif parkir ini dilakukan karena revitalisasi menggunakan dana hasil investasi, dengan mempertimbangkan harga lahan parkir di sekitar kawasan ini. Kami tetap menyediakan lahan parkir dengan tarif flat di sebelah barat sebagai alternatif," jelasnya.

Menambahkan hal itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat mengatakan, revitalisasi Park and Ride Lebak Bulus didanai oleh investasi non-APBD dan bertujuan meningkatkan layanan, kenyamanan pengguna, serta potensi integrasi tarif parkir dengan tiket MRTJ Maxride.

"Kita bekerjasama dengan Kepala Dinas Perhubungan untuk melakukan manajemen parkir. Parkir itu kita lakukan dengan menggunakan dana non APBD," kata Tuhiyat.

Ia menjelaskan, sebelum revitalisasi, lahan parkir tarif flat hanya memiliki kapasitas 50 lot untuk mobil dan belum tersedia untuk roda dua. Setelah revitalisasi, kapasitas bertambah menjadi 82 lot untuk mobil dan 1.125 lot untuk motor.

Baca Juga: Muzzammil Yusuf Terpilih Jadi Presiden PKS Gantikan Syaikhu, Sohibul Iman Jadi Ketua Majelis Syuro, Berikut Susunan Pimpinan DPP Periode 2025-2030

Adapun untuk lahan parkir dengan tarif progresif, tersedia 109 lot untuk mobil dan 1.249 lot untuk motor.

"Semula motor itu kita bisa tampung 700, mobil sekitar 200 sebelum revitalisasi. Setelah revitalisasi, motor menjadi 2370, jadi ada peningkatan sekitar 1670," jelas Tuhiyat.

"Mudah-mudahan ini bisa kita menampung dari sisi selatan Jakarta dan non Jakarta masuk ke sini sehingga nanti menggunakan transportasi publik baik MRT maupun Transjakarta," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.