Jakarta

Bank DKI Resmi Rebranding Nama dan Logo Menjadi Bank Jakarta, Gubernur Pramono Ungkap Alasannya

Yasmina Nuha | 22 Juni 2025, 20:39 WIB
Bank DKI Resmi Rebranding Nama dan Logo Menjadi Bank Jakarta, Gubernur Pramono Ungkap Alasannya

AKURAT JAKARTA — Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta, Gubernur Jakarta Pramono Anung secara resmi mengumumkan perubahan call name atau nama Bank DKI menjadi Bank Jakarta.

Acara peluncuran rebranding nama dan logo baru tersebut diselenggarakan di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan, Minggu (22/6/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan bahwa pemilihan nama "Bank Jakarta" merupakan hasil dari pertimbangan mendalam.

Baca Juga: Libur Sekolah Jadi Makin Hemat! KAI Beri Diskon 30% untuk Kereta Ekonomi Komersial

Brand Jakarta sudah dikenal luas, bersifat universal, dan memiliki daya resonansi global. Call name ini mencerminkan positioning baru bank daerah yang siap berdiri sejajar dengan lembaga keuangan nasional maupun regional.

"Nama ini bukan hanya singkat dan kuat, tetapi juga membawa aspirasi kolektif warga Jakarta untuk memiliki bank yang mencerminkan identitas kota, sekaligus menjadi bagian dari mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia," tutur Pramono.

Selain call name, Pramono juga memperkenalkan logo baru Bank Jakarta, yang tetap menampilkan esensi Monumen Nasional (Monas), namun dengan pendekatan visual yang lebih modern: tiga garis diagonal tanpa lingkaran pembatas.

"Logo baru ini menyerupai api Monas yang menjulang ke langit—sebuah lambang aspirasi yang terus tumbuh, melampaui batas ruang dan waktu," tegasnya.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa rebranding ini bukan hanya perubahan visual, tetapi mencerminkan transformasi menyeluruh yang sedang berlangsung di tubuh Bank DKI, yang meliputi:

Baca Juga: Antisipasi Bencana Banjir, Legislator Golkar Minta BPBD DKI Siapkan Lebih Banyak Bantuan Selimut dan Alat Tidur

1. Penguatan tata kelola, risk management, dan budaya kerja profesional,

2. Akselerasi transformasi digital dan integrasi layanan berbasis ekosistem,

3. Modernisasi infrastruktur IT dan peningkatan keamanan siber,

4. Penguatan fungsi intermediasi, produktivitas kredit, serta akuisisi dana murah secara berkelanjutan.

"Kami ingin masyarakat Jakarta merasakan bahwa perubahan ini bukanlah kosmetik, tetapi mencerminkan komitmen mendalam untuk menjadi bank yang kuat secara finansial, sehat dalam tata kelola, dan hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat," kata Agus.

Baca Juga: Pemprov DKI Bakal Bangun Rumah Vertikal di 10 Lokasi Berkonsep Mix Use Development, Ini Penjelasannya

Peluncuran ini dilakukan secara simbolik di Taman Literasi Blok M, lokasi yang dipilih karena merepresentasikan ruang publik yang hidup, inklusif, dan mencerdaskan.

Menurut Agus, taman ini menggambarkan esensi dari peran baru Bank Jakarta: memberdayakan, menginspirasi, dan membangun kepercayaan dari akar masyarakat.

"Peluncuran diadakan pada siang hari sebagai simbol bahwa transformasi ini hadir di tengah denyut aktivitas kota, bukan dari ruang yang steril. Ini juga sejalan dengan tagline baru Bank Jakarta: "Membangun Masa Depan" — sebuah ajakan kolektif untuk tumbuh bersama, berdaya saing tinggi, dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan," terangnya.

Baca Juga: Tiket Murah Meriah di TMII dan Trans Studio, Spesial HUT Jakarta ke-498!

Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI, Arie Rinaldi, menjelaskan bahwa penggunaan call name dan logo baru "Bank Jakarta" akan diterapkan secara bertahap, dan dalam masa transisi masih akan digunakan bersama dengan identitas sebelumnya.

"Semua hubungan hukum dengan nasabah dan mitra tetap berjalan normal dan tidak mengalami perubahan," tutur Arie. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.