Pemprov Jakarta Tambah 200 Bus Listrik Transjakarta, Legislator Golkar Sebut Bisa Kurangi Emisi Gas Secara Drastis

AKURAT JAKARTA – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk menambah 200 unit bus listrik Transjakarta secara bertahap hingga akhir tahun 2025 akan ada penambahan guna zero Karbon menuju 2030 publik transport menggunakan EV.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan signifikan dan komitmen nyata Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan transportasi publik yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
"Kami di DPRD DKI Jakarta memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif penambahan armada bus listrik Transjakarta ini. Ini adalah langkah progresif yang sejalan dengan upaya kita bersama untuk menciptakan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya," ujar Andri dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).
Ia menegaskan bahwa penambahan bus listrik ini bukan hanya sekadar modernisasi armada, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup masyarakat Jakarta.
"Penggunaan bus listrik akan secara drastis mengurangi emisi gas buang dan polusi udara yang selama ini menjadi masalah krusial di ibukota. Ini adalah wujud nyata dari komitmen kita terhadap lingkungan dan kesehatan publik," tuturnya.
Anggota Komisi B itu menilai, langkah strategis ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.
Baca Juga: Relokasi Pedagang Pasar Barito, Komisi D DPRD DKI Yakin Pemprov Bakal Carikan Tempat Terbaik
Perpres ini menjadi payung hukum yang kuat bagi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Perpres 55/2019, percepatan program KBL Berbasis Baterai untuk transportasi jalan diselenggarakan melalui percepatan pengembangan industri KBL Berbasis Baterai dalam negeri, pemberian insentif, penyediaan infrastruktur pengisian listrik, pemenuhan ketentuan teknis, dan perlindungan lingkungan hidup.
"Ini termasuk insentif fiskal seperti pembebasan atau pengurangan pajak pusat dan daerah, keringanan biaya pengisian listrik di SPKLU, serta tarif parkir khusus, sebagaimana diuraikan dalam Pasal 19 Perpres 55/2019," kata Andri.
"Dukungan ini krusial untuk memastikan adopsi bus listrik berjalan lancar dan berkelanjutan," imbuhnya.
Selain itu, lanjutnya, penambahan bus listrik Transjakarta juga merupakan implementasi konkret dari Peraturan Gubernur Nomor 74 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Gubernur Nomor 96 Tahun 2018 tentang Integrasi Angkutan Pengumpan Ke Dalam Sistem Bus Rapid Transit.
Dalam konsiderans Menimbang huruf a Pergub 74/2021, secara jelas disebutkan bahwa pengaturan penggunaan bus listrik bertujuan untuk mewujudkan kualitas udara yang bersih di Provinsi DKI Jakarta sebagai tindak lanjut dari Perpres 55/2019.
“Kami di DPRD DKI Jakarta akan terus mengawal dan mendukung penuh upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan transportasi publik yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan," ucap Andri.
"Penambahan 200 unit bus listrik ini adalah langkah awal yang baik, dan kami berharap ke depannya Transjakarta dapat sepenuhnya beralih ke armada listrik," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

