Sudah Gelar 13 Kali Job Fair, Gubernur Pramono Minta Penyelenggaraannya Diperbanyak dan Lebihi Target 21 Kali Setahun

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta agar penyelenggaraan Jobfair di Jakarta tahun 2025 ini bisa diperbanyak melebihi target.
Ia menyebut, hingga saat ini pihaknya sudah menyelenggarakan job fair sebanyak 13 kali di berbagai wilayah Jakarta. Adapun target tahun ini mencapai 21 kali.
Hal ini disampaikannya saat membuka pelaksanaan pameran lowongan kerja Jakarta Jobfest 2025 di Jakarta International Velodrome, Rawa Mangun, Jakarta Timur pada Selasa (19/8/2025).
Baca Juga: Gak Usah Khawatir, Menkum Supratman Pastikan Musik di Pesta Pernikahan Bebas Royalti
"Penyelenggaraan pameran lowongan kerja sudah dilakukan sebanyak 13 kali sepanjang tahun ini di seluruh Jakarta, dan targetnya 21 kali sampai akhir tahun 2025. Dan saya sampaikan kalau memang dibutuhkan bisa lebih dari 21, diperbanyak," kata Pramono.
Ia menjelaskan, untuk acara Jobfest di Jakarta Timur sudah dilaksanakan sebanyak 3 kali. Kemudian, di setiap kota juga akan dilaksanakan sebanyak 3 kali.
"Sekarang ini sudah terselenggara 13 kali, dari 13 kali diikuti oleh 458 perusahaan dari total 3.777 pencari kerja 1.450 mereka sudah mendapatkan pekerjaan," tuturnya.
Politikus PDIP itu pun menegaskan, melalui Job Fair atau Job Fest ini dapat efektif menyerap tenaga kerja dan mengurangi jumlah pengangguran.
"Melalui apa yang kita sebut dengan Jobfest ini kurang lebih 38,39 persen. Sehingga dengan angka ini menunjukkan bahwa efektivitasnya cukup tinggi," terangnya.
Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung resmi membuka pelaksanaan pameran lowongan kerja Jakarta Jobfest 2025 di Jakarta International Velodrome, Rawa Mangun, Jakarta Timur pada Selasa (19/8/2025).
Pramono menyampaikan, Jakarta Jobfest 2025 diikuti oleh 37 perusahaan dengan jumlah lowongan pekerjaan sekitar 2.000 lowongan pekerjaan.
Ia menegaskan kepada jajarannya agar proses rekrutmen pada Jakarta Jobfest 2025 dilakukan secara terbuka dan transparan, serta diatur sebaik mungkin agar tak membludak.
"Saya tidak mau penyelenggaraan Jobfest ini seperti beberapa kejadian di daerah lain di luar Jakarta, di mana lowongan yang tersedia tidak seberapa banyaknya tetapi yang mendaftar dan hadir sampai puluhan ribu dan sampai ada yang pingsan, saya tidak mau itu terjadi," tutur Pramono. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

