Jakarta

Wujudkan Jakarta Kota Global, Gubernur Pramono Dorong Jakpro Bertransformasi Jadi City Master Developer

Yasmina Nuha | 11 Oktober 2025, 10:45 WIB
Wujudkan Jakarta Kota Global, Gubernur Pramono Dorong Jakpro Bertransformasi Jadi City Master Developer

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk bertransformasi menjadi city master developer.

Perusahaan daerah ini akan menjadi motor utama pembangunan kota modern yang berkelanjutan dan inklusif.

Staf Khusus Gubernur Jakarta, Yustinus Prastowo, menjelaskan bahwa transformasi tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Jakarta, Pramono Anung.

Baca Juga: Cegah Narkoba dan Judi Online, Legislator Golkar Dorong Pemuda Aktifkan Balai Warga dengan Kegiatan Positif

Hal itu diungkapkan Yustinus dalam Balkoters Talk bertajuk 'Akselerasi Langkah Strategis Jakpro Wujudkan Jakarta sebagai Kota Global' di Pressroom Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025).

"Gubernur meminta agar PT Jakpro bertransformasi menjadi holding company yang memimpin sektor properti dan menjadi city master developer, motor penggerak utama pembangunan Jakarta modern yang berkelanjutan dan inklusif," ujar Yustinus.

Yustinus menjelaskan, perubahan peran ini diperlukan agar BUMD bisa memiliki daya saing dan kapasitas pengelolaan proyek yang lebih kuat.

Baca Juga: Golkar Soroti Krisis Hunian di Jakarta, Usul 3 Program Ini

Jakarta membutuhkan lembaga pengembang yang mampu mengintegrasikan pembangunan fisik dengan nilai sosial.

Menurutnya, model holding company akan membuat Jakpro lebih efisien dan fokus pada proyek-proyek strategis. Dengan begitu, kolaborasi dengan pihak swasta dan investor global akan lebih mudah dilakukan.

Selain itu, konsep ini juga mendukung transformasi Jakarta pasca-ibu kota pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Jakpro akan memainkan peran penting dalam membentuk wajah kota global dengan karakter berkelanjutan. Jakpro harus menjadi simbol profesionalisme dan inovasi," tuturnya.

Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan setiap pembangunan yang dilakukan perusahaan daerah berdampak langsung bagi kualitas hidup warga.

Peran Jakpro ke depan bukan sekadar pelaksana proyek, melainkan perancang masa depan kota.

"Jakpro harus menjadi lokomotif pembangunan yang membawa Jakarta menuju kota dunia yang adil dan lestari," tukasnya.

Tak hanya itu, ia menuturkan, pemerintah daerah juga tengah meninjau ulang beban penugasan yang diterima Jakpro.

Langkah ini dilakukan agar kondisi keuangan BUMD tersebut kembali sehat dan siap menarik investasi baru. Peninjauan dilakukan dengan pendekatan fiskal yang berhati-hati.

"Pemprov tengah meninjau mekanisme pengembalian sebagian aset kepada pemerintah daerah agar laporan keuangan Jakpro kembali sehat dan dapat menjadi dasar untuk menarik investasi baru," jelasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y