Jakarta

Menkeu Purbaya Bakal Berantas Baju Thrifting, Gubernur Pramono Dukung: Pedagang Jangan Hanya Jadi Reseller

Yasmina Nuha | 25 Oktober 2025, 12:40 WIB
Menkeu Purbaya Bakal Berantas Baju Thrifting, Gubernur Pramono Dukung: Pedagang Jangan Hanya Jadi Reseller

AKURAT JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan memberantas praktik impor baju bekas ilegal atau biasa disebut baju thrifting.

Salah satunya berada di kawasan Pasar Senen, Jakarta. Purbaya menyebut, kawasan itu tak akan kehabisan barang dagangan meski impor baju bekas ilegal dibasmi.

Merespons hal ini, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, turut mendukung agar penjualan baju thrifting itu dilarang di pasar-pasar di Jakarta.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Serahkan 37 Unit Alsintan dari Traktor hingga Cultivator, Dorong Peningkatan Produktivitas Para Kelompok Tani

"Hal yang berkaitan dengan larangan Kementerian Keuangan terhadap thrifting, kami memberikan support dan dukungan, termasuk di pasar-pasar yang ada di Jakarta," ujar Pramono kepada wartawan, dikutip Sabtu (25/10/2025).

Melalui larangan tersebut, ia meminta agar para pedagang tak hanya menjadi perantara atau reseller dari hasil penjualan thrifting tersebut.

"Memang saya tidak mau para pedagang itu hanya menjadi reseller dari hasil thrifting tersebut," tuturnya.

Baca Juga: Didampingi Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Menteri Lingkungan Hidup Tinjau Persiapan Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik di TPA Jatiwaringin

Untuk itu, dirinya pun meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) dan dinas terkait untuk memberi pelatihan ke para pedagang tersebut.

"Kalau bisa kemudian saya sudah meminta pendampingan dari UMKM dan dinas terkait lainnya untuk melakukan pelatihan kepada para pedagang. Jangan kemudian, kalau thrifting ini enggak ada yang diuntungkan," tukasnya.

Ke depan, politikus PDIP itu memastikan bahwa Pemprov DKI bakal membantu pemerintah pusat untuk melakukan pembersihan terhadap penjualan baju thrifting ini.

"Jadi apa yang menjadi larangan, apa yang menjadi, nanti kalau memang ada operasi, malah Pemerintah Jakarta akan memberikan pendampingan kepada pemerintah pusat untuk melakukan pembersihan terhadap thrifting," kata Pramono.

"Karena thrifting inilah yang merugikan, salah satu yang dirugikan adalah grosir di Pasar Tanah Abang, Senen, dan sebagainya. Sehingga dengan demikian Jakarta setuju dengan itu," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y