Jakarta

Kecelakaan Maut di Jaktim, Pemotor Tak Kenakan Helm Tewas Seketika Usai Tabrak Tiang Penerangan Jalan

Ainun Kusumaningrum | 5 November 2025, 18:25 WIB
Kecelakaan Maut di Jaktim, Pemotor Tak Kenakan Helm Tewas Seketika Usai Tabrak Tiang Penerangan Jalan

AKURAT JAKARTA - Sebuah kecelakaan tunggal merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor akibat hilang kendali dan tidak menggunakan helm,

Kecelakaan maut tepatnya di Jalan Jenderal RS Soekanto, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (5/11/2025) dini hari.

Korban berinisial A tewas di lokasi kejadian setelah motor yang dikendarainya menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU).

Baca Juga: Subsidi Transportasi Dipotong, Komisi B DPRD DKI Sebut Kenaikan Tarif Transjakarta Belum Dibahas

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB (dini hari), di ruas Jalan Jenderal RS Soekanto. Kecelakaan tunggal ini langsung menyebabkan korban, A, meninggal dunia di tempat akibat benturan keras.

Menurut keterangan saksi mata sekaligus rekan korban, Wahid, kecelakaan bermula saat keduanya berboncengan motor (menggunakan dua motor terpisah) dari kawasan BKT Jakarta Timur menuju arah Pulogebang, Cakung.

"Kita dua motor, saya sama teman, dia sendiri. Tiba-tiba dia nyalip saya terus ngebut, hilang kendali, nabrak tiang," kata Wahid, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga: Manajer Zaki Iskandar: Modal Piala Asia U-17 Jadi Kunci Garuda Muda Tampil Lepas di Piala Dunia

Motor yang dikendarai korban, berjenis Satria FU, melaju kencang setelah menyalip Wahid. Diduga kehilangan kendali, korban tidak bisa menghindari tiang PJU yang berada di sisi jalan.

Wahid menegaskan bahwa korban A tewas karena tidak mengenakan helm sejak awal keberangkatan.

"Kebetulan dia teman satu kost saya... Kalau saya bawa sepeda motornya pelan," imbuhnya.

Ketiadaan helm menjadi faktor fatal yang menyebabkan korban mengalami luka parah di bagian kepala akibat benturan keras pada tiang PJU.

Warga sekitar yang menyaksikan kecelakaan sempat berupaya memberikan pertolongan pertama, namun nyawa korban tidak tertolong. Jenazah korban sempat ditutup menggunakan kardus dan jas hujan oleh warga.

Pasca-kejadian, Wahid segera menghubungi pihak keluarga korban untuk proses penjemputan jenazah dan membawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.