Pelaku Peledakan SMAN 72 Merupakan Penerima KJP, Gubernur Pramono Enggan Buru-Buru Cabut

AKURAT JAKARTA - Pelaku peledakan SMAN 72 Jakarta yang telah ditetapkan sebagai anak berhadapan hukum (ABH) diketahui merupakan siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Merespons hal tersebut, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa pihaknya tidak secara tergesa-gesa untuk mencabut KJP pelaku.
Hingga saat ini, pihak kepolisian juga masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut dalam kasus ini.
Baca Juga: Gaprindo Keberatan Pengesahan Raperda KTR, Nilai Beberapa Aturan Lampaui Amanat Undang-Undang
"Ya, ini kan masih proses. Sehingga dengan demikian saya tidak akan terburu-buru untuk memutuskan," ujar Pramono kepada wartawan di kawasan Jakarta Utara, Jumat (14/11/2025).
Menurutnya, latar belakang pelaku juga merupakan anak dari keluarga yang kurang mampu.
Dengan itu, ia menilai pelaku masih layak untuk mendapat KJP. Namun, politikus PDIP itu belum memutuskan hal tersebut.
Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Diam-Diam Memicu Overthinking dan Cara Menghindarinya
"Karena pun, karena bagaimanapun seseorang yang menerima Kartu Jakarta Pintar itu pasti latar belakangnya memang memerlukan untuk itu. Jadi saya belum memutuskan apa pun tentang hal itu," tukasnya.
Diketahui, polisi telah mengungkap fakta-fakta terbaru mengenai kondisi keluarga Anak Berhadapan Hukum (ABH) yang menjadi pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Terungkap bahwa perceraian orang tua dan kurangnya tempat berbagi cerita menjadi latar belakang penting dalam kasus ini.
ABH tersebut diketahui hanya tinggal bersama ayahnya, sementara ibunya bekerja di luar negeri.
Kombes Budi Hermanto menyebutkan bahwa situasi perceraian ini menjadi masalah dan berdampak pada yang bersangkutan.
Selain itu, ABH juga mengalami kurangnya tempat untuk berbagi cerita atau mencurahkan isi hatinya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


