5 Kebiasaan yang Diam-Diam Memicu Overthinking dan Cara Menghindarinya

AKURAT JAKARTA - Overthinking atau kebiasaan berpikir berlebihan kerap membuat seseorang sulit fokus, mudah cemas, dan bahkan kehilangan semangat menjalani hari.
Meski terdengar sepele, overthinking bisa berdampak serius pada kesehatan mental jika dibiarkan berlarut-larut.
Menurut sejumlah psikolog, pola pikir yang terlalu fokus pada “apa yang salah” membuat otak bekerja tanpa henti, padahal sebagian besar hal yang dikhawatirkan belum tentu terjadi.
Baca Juga: 7 Sayuran Sehari-hari yang Diam-Diam Bisa Cegah Diabetes, Ada yang Rasanya Pahit!
Kondisi ini mendorong para ahli untuk mengingatkan bahwa kamu perlu berhati-hati terhadap beberapa kebiasaan yang sering kali tidak disadari menjadi pemicu overthinking.
Tanpa kendali, kebiasaan kecil tersebut dapat berubah menjadi siklus yang membuat pikiran semakin sesak dan sulit keluar dari pola yang sama.
1. Jangan Menganalisis Semua Hal Terlalu Dalam
Overthinker sering kali merasa perlu memahami setiap detail dan kemungkinan dari suatu situasi.
Padahal, tidak semua hal butuh jawaban atau alasan.
Cobalah untuk berhenti setelah berpikir dua kali; lebih dari itu hanya akan menambah beban pikiran.
Fokuslah pada apa yang bisa kamu kendalikan, bukan pada hal yang berada di luar kendali.
2. Hindari Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Media sosial sering jadi pemicu overthinking.
Melihat pencapaian orang lain dapat menimbulkan rasa kurang dan gagal.
Ingat, setiap orang punya waktu dan jalannya masing-masing.
Bandingkan dirimu dengan dirimu sendiri di masa lalu, bukan dengan kehidupan orang lain di dunia maya.
3. Jangan Terjebak pada Masa Lalu
Baca Juga: Cara Jitu Bikin Liburan Singkat Jadi Seru dan Penuh Kenangan
Salah satu pemicu utama overthinking adalah rasa bersalah atau penyesalan terhadap masa lalu.
Daripada terus memikirkan hal yang tak bisa diubah, alihkan energi untuk memperbaiki diri dan menatap ke depan.
Masa lalu seharusnya menjadi pelajaran, bukan penjara pikiran.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Film Terbaru yang Tayang di Bioskop Pekan Ini, dari The First Ride hingga Dopamin
4. Hindari Lingkungan yang Terlalu Negatif
Lingkungan yang penuh kritik, drama, atau energi negatif dapat memperparah overthinking.
Jika memungkinkan, kurangi interaksi dengan orang yang selalu membuatmu merasa tidak cukup baik.
Pilih lingkungan yang mendukung dan memberi semangat positif.
5. Jangan Menunda Waktu Istirahat dan Relaksasi
Overthinker cenderung memforsir diri untuk terus berpikir, bahkan ketika tubuh sudah lelah.
Baca Juga: Cibugary Farm, Wisata Peternakan Sapi Perah di Jakarta Timur yang Banyak Orang Belum Tahu
Padahal, otak juga butuh waktu untuk beristirahat.
Cobalah meditasi, berjalan santai, atau melakukan hal-hal yang kamu sukai.
Tidur cukup dan menjaga rutinitas sehat bisa membantu menenangkan pikiran.
Baca Juga: Waspada! Inilah 8 Kebiasaan Harian yang Diam-Diam Memicu Diabetes
Dengan memahami kebiasaan-kebiasaan yang wajib kamu hindari, kamu bisa mulai mengambil langkah kecil untuk keluar dari pola overthinking.
Mengatur pikiran bukan proses yang instan, tetapi perubahan kecil setiap hari akan memberi dampak besar bagi kesehatan mentalmu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



