Kebutuhan Dasar Belum Terpenuhi, Legislator Golkar Alia Noorayu Nilai Jakarta Belum Layak Jadi Kota Global

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, menilai bahwa implementasi konsep Kota Global di Jakarta saat ini masih jauh dari harapan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Menurutnya, meskipun wacana kota global gencar dibicarakan, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak penduduk yang menghadapi kekurangan fundamental.
"Sejujurnya, implementasinya masih kurang. Kita sering bicara soal kota global, tapi realitanya masih banyak warga yang kekurangan kebutuhan dasar—mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga transportasi," ujar Alia kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Legislator Golkar Apresiasi Program Prabu Jakarta: Bentengi Pelajar dari Konten Negatif Digital
Menurutnya, konsep pembangunan Jakarta sebagai kota global harus selaras dengan peningkatan kualitas hidup seluruh warganya, bukan hanya berfokus pada aspek seremonial atau infrastruktur megah semata.
Lebih lanjut, Alia menyambut baik upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menjalin kerja sama dengan negara atau kota yang lebih maju.
Namun, ia memberikan catatan tegas agar kerja sama tersebut tidak berhenti pada tahap penandatanganan perjanjian semata.
Baca Juga: Legislator Golkar Dukung Penuh Kerjasama Jakarta-Berlin, Bisa Wujudkan Top 50 Global Cities 2030
"Jadi kerja sama dengan negara atau kota yang lebih maju itu langkah baik, asalkan tidak berhenti pada penandatanganan seremonial saja. Harus ada implementasi nyata yang berdampak bagi warga," tegasnya.
Wakil Ketua Komisi A itu menekankan pentingnya adanya program turunan yang konkret dari setiap kerja sama internasional yang dilakukan.
Program-program ini, menurutnya, harus dapat menyentuh langsung dan memberikan solusi bagi permasalahan dasar yang dihadapi warga Jakarta.
Selain itu, ia menilai, langkah Pemprov DKI memperkuat kolaborasi dengan Berlin untuk mewujudkan mobilitas kota yang berkelanjutan, merupakan keputusan tepat.
Menurutnya, kerja sama dengan luar negeri itu ideal bahkan penting. Sebab, Jakarta sudah menjadi daerah khusus yang setara ibu kota.
"Benchmark kita harus tinggi. Tidak mungkin kita hanya fokus pada kerja sama domestik," ujar Alia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




