Jakarta

Kekeringan Mulai Landa Jakarta Akibat El Nino, Pemprov DKI Genjot Distribusi Air Bersih

M Rahman Akurat | 16 September 2026, 08:51 WIB
Kekeringan Mulai Landa Jakarta Akibat El Nino, Pemprov DKI Genjot Distribusi Air Bersih
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

AKURAT JAKARTA – Sejumlah kelurahan di wilayah DKI Jakarta dilaporkan mulai mengalami dampak kekeringan akibat kemarau panjang yang dipicu oleh fenomena El Nino.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus bergerak cepat menggenjot distribusi air bersih guna memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima berbagai laporan terkait krisis air bersih di beberapa titik ibu kota.

Baca Juga: 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus HGB Summarecon Bogor, Bagaimana Status Menteri Nusron Wahid? Ini Kata KPK

Laporan-laporan tersebut masuk melalui beragam saluran resmi Pemprov DKI, mulai dari aduan langsung masyarakat hingga pemanfaatan aplikasi digital JAKI.

“Jadi sekarang ini memang distribusi air tetap kita lakukan. Saya sudah mendapatkan laporan di beberapa kelurahan ada kekeringan,” ujar Pramono Anung saat memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Pemprov DKI Respons Cepat Lewat Aplikasi JAKI

Gubernur Pramono memastikan bahwa setiap keluhan dan laporan yang masuk ke pihak pemprov akan langsung ditindaklanjuti. Petugas di lapangan dikerahkan secara berkala untuk mengirimkan bantuan pasokan air bersih ke pemukiman warga yang mengalami krisis.

“Dan selalu, laporan itu apakah melalui JAKI ataukah secara langsung, kemudian kita mengantisipasi untuk bisa memberikan bantuan air kepada masyarakat,” tutur pria yang akrab disapa Mas Pram tersebut.

Lebih lanjut, Pramono berharap agar fenomena El Nino yang melanda tahun ini tidak berlangsung berkepanjangan.

Baca Juga: Pencarian 5 Jurnalis Hilang, Basarnas Cek Rekaman Drone di Sekitar Krakatau

Ia mengkhawatirkan dampak kekeringan yang dirasakan warga akan semakin meluas dan memburuk jika fenomena alam ini terus berlanjut melampaui bulan September.

“Memang kondisi ini, mudah-mudahan El Nino-nya tidak panjang lebih dari September ya, karena kalau enggak, memang dampaknya juga kekeringannya panjang,” imbuhnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.