Jakarta

Arus Mudik Natal 2025 Terkendali, Dishub DKI Catat Penumpang AKAP di 7 Terminal Capai 94.606 Orang, Berikut Rinciannya

Yasmina Nuha | 26 Desember 2025, 18:03 WIB
Arus Mudik Natal 2025 Terkendali, Dishub DKI Catat Penumpang AKAP di 7 Terminal Capai 94.606 Orang, Berikut Rinciannya

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat pergerakan penumpang angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) selama periode Natal 2025 berlangsung relatif terkendali.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, total penumpang AKAP yang dilayani di tujuh terminal utama mencapai 94.606 orang.

Angka tersebut merupakan akumulasi dari 83.090 penumpang pada periode 18–24 Desember 2025 ditambah 11.516 penumpang pada 25 Desember 2025 hingga pukul 23.59 WIB.

Baca Juga: UMK Kabupaten Tangerang Tahun 2026 Ditetapkan Rp 5.210.377 atau Naik 6,31 Persen, Sama Persis Sesuai Usulan Bupati

Tujuh terminal AKAP yang menjadi titik pantau meliputi Terminal Terpadu Pulo Gebang, Kalideres, Kampung Rambutan, Tanjung Priok, Lebak Bulus, Muara Angke, dan Grogol.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan mobilitas masyarakat selama momentum Natal 2025 terkelola dengan baik berkat koordinasi lintas sektor serta pengawasan intensif di seluruh simpul transportasi.

"Data yang kami himpun menunjukkan mobilitas masyarakat selama Natal 2025 berlangsung dinamis dan dalam kondisi terkendali. Ini merupakan hasil kesiapsiagaan seluruh jajaran serta kolaborasi yang solid antara pemerintah, operator transportasi, dan aparat terkait," ujar Syafrin, Jumat (26/12/2025).

Khusus pada 25 Desember 2025, Dishub mencatat 4.618 penumpang tiba dan 6.898 penumpang berangkat dari tujuh terminal AKAP.

Jumlah tersebut meningkat 78,82 persen dibandingkan periode normal, meski mengalami penurunan 3,85 persen dibandingkan periode Natal 2024.

Baca Juga: Donasi Jakarta untuk Indonesia di Malam Tahun Baru 2026: Warga Bisa Bantu Korban Bencana Sumatera Lewat QRIS, Di Sini Lokasinya!

Beberapa terminal seperti Terminal Terpadu Pulo Gebang dan Terminal Tanjung Priok tercatat mengalami lonjakan penumpang cukup signifikan dibandingkan hari biasa. Kondisi ini mencerminkan distribusi pergerakan masyarakat yang lebih merata antarkawasan.

Secara kumulatif, total penumpang AKAP pada periode 18–24 Desember 2025 tercatat turun 16,48 persen dibandingkan Natal 2024.

"Penurunan ini dinilai sebagai indikasi pola perjalanan masyarakat yang lebih tersebar serta meningkatnya pilihan moda transportasi alternatif," kata Syafrin.

Selain angkutan darat, lanjutnya, Dishub DKI Jakarta juga memantau pergerakan lalu lintas dan moda transportasi lainnya.

Pada Hari Natal, tercatat 134.429 kendaraan masuk dan 184.573 kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama.

Baca Juga: Wisata Edukasi Akhir Tahun, Teater Bintang Planetarium Jakarta Kembali Dibuka

Sementara itu, pemantauan di 18 titik sensor Sistem Pengendalian Lalu Lintas (SPLL) mencatat sekitar 2,1 juta kendaraan keluar dan masuk Jakarta pada 25 Desember 2025.

"Dibandingkan periode normal, volume kendaraan mengalami penurunan, baik untuk arus masuk maupun keluar, yang menandakan kondisi lalu lintas relatif lebih terkendali," jelasnya.

Di sektor angkutan laut menuju Kepulauan Seribu, jumlah penumpang mencapai 4.516 orang, meningkat tajam hingga 313,78 persen dibandingkan periode normal.

"Adapun layanan kereta api jarak jauh di Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Jatinegara melayani 62.625 penumpang pada 25 Desember 2025," tukasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.