AS Siagakan 10 Kapal Perang di Tengah Ancaman Serangan ke Iran

AKURAT JAKARTA — Eskalasi ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat (AS) menyiagakan sedikitnya 10 kapal perang di kawasan tersebut.
Langkah militer ini merupakan respons atas ancaman Presiden Donald Trump yang menyatakan kesiapan Washington untuk melancarkan serangan terhadap Iran jika kesepakatan nuklir gagal dicapai.
Seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa armada yang dikerahkan mencakup kapal induk USS Abraham Lincoln, yang dilengkapi dengan tiga kapal perusak dan skadron pesawat tempur siluman F-35C.
Baca Juga: PBB Peringatkan Risiko Perang, Ancaman Serangan Militer ke Iran Bisa Picu Ledakan Konflik
Selain itu, terdapat enam unit kapal perang tambahan yang terdiri dari tiga kapal perusak dan tiga kapal tempur pesisir yang kini telah mangkal di wilayah strategis tersebut.
Pengerahan kekuatan militer ini menyusul pernyataan keras Trump yang mendesak Teheran segera kembali ke meja perundingan.
Washington dan sejumlah negara Barat terus menekan Iran terkait program nuklirnya yang dituding berpotensi dikembangkan menjadi senjata pemusnah massal.
Baca Juga: Tim SAR Kembali Temukan Dua Korban di Cisarua, 55 Kantong Jenazah Dievakuasi
"Semoga Iran segera 'Duduk di Meja Perundingan' dan menegosiasikan kesepakatan yang adil dan merata—tanpa senjata nuklir—kesepakatan yang menguntungkan semua pihak," ujar Trump dalam pernyataan resminya, Rabu (28/1/2026).
Namun, Iran secara konsisten membantah tuduhan tersebut. Teheran menegaskan bahwa aktivitas nuklir mereka murni bertujuan untuk kepentingan damai dan energi nasional.
Menanggapi klaim tersebut, Trump justru memberikan peringatan keras bahwa waktu untuk diplomasi semakin menipis.
Trump bahkan mewanti-wanti bahwa serangan AS berikutnya akan jauh lebih destruktif dibandingkan "Operasi Midnight Hammer". Operasi tersebut merupakan intervensi militer AS terhadap sejumlah fasilitas nuklir Iran saat membantu Israel dalam konflik bersenjata Juni tahun lalu.
"Waktu hampir habis, ini benar-benar sangat penting! Seperti yang pernah saya katakan kepada Iran sebelumnya, buat kesepakatan! Serangan selanjutnya akan lebih buruk," tegas Trump.
Hingga kini, situasi di kawasan Teluk tetap dalam pengawasan ketat internasional. Kehadiran armada tempur AS di dekat perairan Iran dikhawatirkan dapat memicu konfrontasi fisik yang lebih luas jika jalur diplomasi tetap menemui jalan buntu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 7Prediksi Skor Paderborn vs Stuttgart di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Home Deluxe Arena
- 8Prediksi Skor Union Berlin vs Elversberg di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Keterpurukan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



