Jakarta

Pemprov DKI Klaim Curah Hujan Berhasil Ditekan 23,85 Persen Berkat Operasi Modifikasi Cuaca Atau OMC

Yasmina Nuha | 2 Februari 2026, 15:52 WIB
Pemprov DKI Klaim Curah Hujan Berhasil Ditekan 23,85 Persen Berkat Operasi Modifikasi Cuaca Atau OMC

AKURAT JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) semakin agresif menekan risiko banjir dengan kembali mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak akhir pekan ini.

Langkah mitigasi hidrometeorologi tersebut menunjukkan hasil positif dengan curah hujan di ibu kota terindikasi turun hingga 23,85 persen.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan, pada Minggu (1/2), BPBD DKI Jakarta menjalankan empat sorti penerbangan menggunakan pesawat Casa 212-200 A-2105 milik TNI AU.

Baca Juga: Anggota DPRD DKI Ali Lubis Soroti RDF Rorotan: Jangan Sampai Proyek Mahal Menyisakan Masalah

"Target operasi diarahkan pada wilayah-wilayah yang dinilai potensial memicu pertumbuhan awan hujan—mulai dari Selat Sunda hingga kawasan Bogor," ujar Isnawa dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).

Adapun rincian sorti penerbangan OMC tersebut meliputi:

Sorti 1: Selat Sunda, penyemaian NaCl 800 kg di ketinggian 10.000–11.000 kaki.

Sorti 2: Selat Sunda, penyemaian NaCl 800 kg di ketinggian 8.000–10.000 kaki.

Sorti 3: Kabupaten Bogor, penyemaian CaO 800 kg di ketinggian 7.000–8.000 kaki.

Sorti 4: Selat Sunda, penyemaian NaCl 800 kg.

Baca Juga: RDF Rorotan Kembali Beroperasi, Dinas LH DKI Pastikan Tahapan Ketat, Sabtu dan Minggu untuk Pembersihan

Dengan tambahan empat sorti, lanjut Isnawa, total OMC sejak 30 Januari–1 Februari 2026 sudah mencapai sembilan sorti, dengan penggunaan bahan semai mencapai 4 ton NaCl dan 3,2 ton CaO.

"Menariknya, meski langit Jakarta sejak pagi tampak mendung, hasil pemantauan hingga pukul 17.00 WIB justru mencatat curah hujan tertinggi hanya 13,2 mm, kategori hujan ringan, dan itu pun terjadi di wilayah Jakarta Barat," kata Isnawa.

Isnawa pun menyebut, capaian tersebut sebagai indikasi kuat bahwa OMC bekerja efektif.

"Dari hasil evaluasi data curah hujan, operasi sejak 30 Januari hingga hari ini terindikasi mampu menurunkan curah hujan sebesar hampir 24 persen. Ini bagian dari langkah antisipatif kami untuk mengurangi risiko banjir," tuturnya.

Baca Juga: IIMS 2026 Segera Tiba! Event Wajib bagi Pecinta Otomotif

Ia juga menegaskan bahwa koordinasi dengan BMKG, TNI AU, dan berbagai instansi terkait terus diperkuat agar tiap sortie berjalan sesuai dinamika atmosfer terkini.

Tak berhenti di situ, BPBD telah mengagendakan empat sorti tambahan pada Senin (2/2), mulai pukul 07.00 WIB—bergantung pada perkembangan cuaca dan evaluasi lapangan.

Di tengah strategi agresif ini, BPBD tetap mengingatkan warga untuk waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa disertai kilat dan angin kencang. Warga diminta aktif menjaga kebersihan saluran air agar genangan tidak meluas.

Baca Juga: Pegagan, Tanaman Herbal Serbaguna untuk Kulit Sehat dan Otak Lebih Kuat

"Informasi kebencanaan dapat diakses melalui Jakarta Siaga 112, situs BPBD DKI, media sosial @bpbddkijakarta, aplikasi JAKI, serta peta banjir real-time melalui fitur pantau banjir," tandas Isnawa. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.