Wagub Rano Karno Sebut Aspal di Jakarta Tak Tahan Air Hujan, Perbaikan Jalan Saat Ini Sifatnya Hanya Sementara

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyebut bahwa kondisi aspal jalan di Jakarta maupun di Indonesia tidak kuat menahan air hujan, sehingga mudah rusak dan berlubang.
Menurutnya, seluruh pengaspalan yang dilakukan saat ini bersifat sementara, karena kondisi cuaca membuat aspal tidak dapat menempel dengan kuat.
"Karakter aspal yang kita punya, atau semua aspal di Indonesia ini, kalau kena air tidak ada yang merekat kuat. Tidak ada. Maka ini sifatnya sementara," ujar Rano saat meninjau kondisi Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).
Terkait keluhan warga mengenai tambal sulam di koridor 13 yang dianggap tidak bertahan lama, Rano menegaskan bahwa perbaikan permanen baru memungkinkan ketika intensitas hujan menurun.
"Yang paling ideal adalah setelah nanti masa selesai hujan, itu harus dilapis semua supaya tidak terjadi kerusakan," jelasnya.
Rano juga mengungkapkan bahwa Jakarta masih berada dalam periode puncak musim hujan.
Berdasarkan informasi BMKG, curah hujan diperkirakan masih berlangsung hingga Maret. Kondisi ini menyebabkan upaya perbaikan jalan harus terbatas pada solusi darurat.
"Kalau kita lihat dari BMKG saja barangkali Maret ini masih hujan. Artinya, ini menjadi kendala yang kita hadapi," katanya.
Baca Juga: Konser Westlife Hari Ini, Hadirkan Nuansa Elegan dalam Konser 'A Gala Evening' di PIK 2
Selain pengaruh cuaca, mantan Anggota DPR RI itu menjelaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan jalan semakin berat karena kekurangan personel Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Dinas Bina Marga.
Saat ini jumlahnya hanya sekitar 1.000 orang, sementara kebutuhan ideal minimal mencapai 1.200 petugas. Kekurangan ini diperparah dengan sekitar 125 orang yang memasuki masa pensiun.
Meski begitu, Pemprov DKI memastikan akan menambah jumlah PJLP agar proses pemeliharaan jalan dapat berjalan lebih optimal ketika memasuki musim kemarau.
"Itulah mungkin untuk PJLP Bina Marga akan kita tambahkan. Salah satu tujuannya untuk bisa mengejar itu (perbaikan jalan)," ujar Rano. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





