Waka DPRD DKI Minta Trotoar di Jalan Rasuna Said Diperlebar Usai 109 Tiang Monorel Dibongkar

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan seluruh tiang monorel yang selama ini mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, kini telah selesai dibongkar dan dirapikan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, meminta momentum ini dijadikan titik balik untuk menata ulang kawasan tersebut menjadi koridor yang lebih modern.
"Menurut saya, setelah tiang monorel di Rasuna Said dicopot, momentum ini harus dimanfaatkan untuk menata koridor tersebut menjadi lebih manusiawi dan modern," ujar Wibi kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga: Kampoeng Ramadhan Minangkabau 2026 di ITC Cempaka Mas, Surga Takjil Khas Minang di Jakarta
Wibi menekankan bahwa fokus pembangunan di Rasuna Said tidak boleh hanya berkutat pada kelancaran arus lalu lintas kendaraan bermotor semata.
Ia mendorong adanya peningkatan kualitas ruang publik yang signifikan, mulai dari aspek aksesibilitas hingga lingkungan.
"Fokusnya bukan hanya pada kelancaran kendaraan, tetapi juga pada kualitas ruang publik mulai dari trotoar yang lebih lebar dan ramah disabilitas, jalur sepeda yang aman, penambahan ruang hijau dan peneduh, hingga pencahayaan serta sistem drainase yang baik agar terbebas dari banjir," jelasnya.
Lebih lanjut, politisi Nasdem tersebut mengingatkan bahwa Jalan HR Rasuna Said merupakan salah satu "wajah" utama ibu kota. Penataan yang apik dinilai akan memperkuat citra Jakarta di mata dunia sebagai pusat bisnis internasional yang nyaman.
"Rasuna Said adalah etalase kawasan bisnis Jakarta, jadi penataannya harus mencerminkan kota global yang nyaman, tertib, dan berorientasi pada pejalan kaki serta transportasi publik," katanya.
Sebelumnya Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan seluruh 109 tiang monorel mangkrak di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, telah selesai dibongkar dan dirapikan.
Gubernur Pramono menjelaskan bahwa proses pemotongan tiang dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan seluruhnya sudah tuntas per Sabtu (21/2) lalu.
"Monorel yang berjumlah 109 sekarang ini semuanya sudah terpotong dan dirapikan. Kita akan memulai pembangunan pedestrian, selokan, taman, dan sebagainya," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Ia mengungkapkan, penataan Jalan HR Rasuna Said ini dikejar agar dapat selesai pada 22 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan 499 tahun Jakarta.
Pemprov menargetkan wajah koridor Rasuna Said berubah total—lebih rapi, ramah pejalan kaki, dan bebas dari hambatan visual akibat tiang monorel yang sudah bertahun-tahun mangkrak.
"Mudah-mudahan bulan Juni, saya sudah memberikan target, untuk monorel ini bisa diselesaikan," tukas politikus PDIP itu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 2Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 3Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 4Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 5Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 6Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Portugal vs Norwegia di UNL, 5 Oktober 2026: Duel Seru di Porto
- 8Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UNL, 5 Oktober 2026: Mampukah Pasukan Klopp Membalas Kekalahan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



