Jakarta

APBD Jakarta 2027 Diproyeksi Naik 4,18 Persen, Waka DPRD DKI Basri Baco Soroti Pajak dan Dividen

Laode Akbar | 13 Oktober 2026, 17:22 WIB
APBD Jakarta 2027 Diproyeksi Naik 4,18 Persen, Waka DPRD DKI Basri Baco Soroti Pajak dan Dividen
Rapat Paripurna DPRD mengenai penyampaian penjelasan Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2027.

AKURAT JAKARTA – Kenaikan pendapatan dari sektor pajak dan tambahan dividen menjadi dua komponen yang disoroti Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, terkait proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2027.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajukan Rancangan APBD (RAPBD) 2027 sebesar Rp82,89 triliun, meningkat 4,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baco menyebut kenaikan anggaran tersebut menjadi indikasi positif bagi perekonomian Jakarta.

Baca Juga: Sekolah Terintegrasi di Jakarta Timur Telan Dana Rp101,3 Miliar, SD dan SMP Jadi Gedung Bertingkat

Ia berharap peningkatan anggaran dapat mendukung pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur.

"Intinya bahwa APBD 2026 menuju 2027 kita naik jadi 82,8 kalau enggak salah. Itu artinya ada tanda-tanda baik terhadap ekonomi rakyat Jakarta," kata Baco kepada wartawan usai rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Saat ditanya mengenai sumber kenaikan proyeksi APBD tersebut, Baco menyebut pajak dan tambahan dividen sebagai dua komponen yang diketahuinya.

Meski demikian, ia mengaku tidak menghafal secara terperinci kontribusi masing-masing komponen terhadap kenaikan anggaran tersebut.

"Kenaikannya sementara yang terurai silakan baca di laporan Pak Gubernur, saya tidak hafal. Tapi yang saya tahu adalah, satu, di pajak; dan ada tambahan dividen," tutur Baco.

Baco berharap peningkatan anggaran pada 2027 dapat menjadi dorongan bagi Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta melanjutkan pembangunan infrastruktur.

"Moga-moga 82 ini bisa jadi penyemangat pelayanan, infrastruktur, dan lain-lain," ujarnya.

Baca Juga: Pasca Penggerebekan 'Sarang' Narkoba di Kampung Ambon dan Boncos, DPRD DKI Usulkan Penataan Terpadu

Koordinator Komisi B DPRD DKI Jakarta itu juga berharap tidak ada perubahan yang mengejutkan menjelang proses pembahasan anggaran selesai.

"Moga-moga tidak ada hal-hal yang mengagetkan di ujung-ujung," katanya.

Diketahui, dalam RAPBD 2027, Pemprov DKI Jakarta merencanakan belanja daerah sebesar Rp75,04 triliun.

Dari jumlah tersebut, anggaran pendidikan dialokasikan sebesar Rp20,04 triliun, sedangkan anggaran infrastruktur mencapai Rp31 triliun. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.