Soroti Minimnya Jumlah PJLP Dinas Bina Marga Tangani Jalan Berlubang, Wagub Rano Karno: Minimal 1.200

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menyoroti minimnya jumlah Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Dinas Bina Marga yang menangani perbaikan jalan berlubang di seluruh wilayah ibu kota.
Menurutnya, kebutuhan ideal minimal mencapai 1.200 petugas, namun saat ini jumlahnya baru sekitar 1.000 petugas.
"Nah, tentang PJLP tadi, barangkali diharapkan kalau kita bisa, 1.200 orang saja untuk Bina Marga ya, mungkin itu sebetulnya minimal," kata Rano saat meninjau kondisi Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2026).
Baca Juga: Meski Permintaan Naik, Gubernur Pramono Pastikan Program MBG Tak Ganggu Stok Pangan Ramadan 2026
"Sekarang ini mungkin baru ada 1.000. Teman-teman bisa bayangkan, 1.000 orang memencar di semua Jakarta, ini bukan pekerjaan mudah," sambungnya.
Rano menjelaskan bahwa kekurangan petugas ini semakin terasa karena banyak PJLP yang memasuki masa pensiun.
"Sekarang ini sudah hampir mungkin 125 orang masuk masa pensiun. Kadis Bina Marga juga memohon kepada kita untuk ditingkatkan jumlah PJLP-nya. Sangat layak, sangat layak sekali," ujarnya.
Baca Juga: Perkuat Sinergi dengan BGN, Gubernur Pramono: Program MBG Investasi Masa Depan Jakarta
Menurut Rano, kebutuhan ini mendesak karena kondisi curah hujan yang tinggi membuat banyak ruas jalan di Jakarta mengalami kerusakan.
Ia menegaskan perbaikan yang dilakukan saat ini bersifat sementara, mengingat aspal tidak bisa menyatu sempurna ketika terus-menerus diguyur hujan.
"Yang sekarang ini memang pengaspalannya sementara. Karakter aspal kalau kena air tidak ada yang merekat kuat. Yang paling ideal adalah setelah masa hujan selesai, semua harus dilapis supaya tidak terjadi kerusakan," kata Rano.
Ia menambahkan, upaya perbaikan jalan secara permanen baru dapat dilakukan setelah memasuki musim kemarau.
Sementara itu, pada musim hujan seperti sekarang, Bina Marga mengutamakan penanganan darurat di titik-titik berlubang.
Di sisi lain, ia juga menyoroti kerja keras seluruh unsur petugas lapangan ketika Jakarta dilanda hujan deras dan banjir di berbagai titik.
"Yang luar biasa, di saat banjir semua PJLP bergerak. Bukan hanya PJLP SDA, tapi PPSU, termasuk Damkar ikut bantu. Karena memang itulah yang kita hadapi," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









