Soroti Minimnya Taman di Permukiman Padat, Legislator Golkar Sardy Wahab: Cari Lokasi Reses Aja Susah

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, menyoroti masih minimnya fasilitas ruang terbuka hijau berupa taman di lingkungan permukiman ibu kota padat penduduk.
Ia menyebut kondisi tersebut bahkan menyulitkan anggota dewan saat mencari lokasi untuk kegiatan reses.
Hal tersebut disampaikan Sardy dalam Rapat Komisi D saat pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Judistira Hermawan Tegaskan Golkar Jakut Dukung Ahmed Zaki di Pilgub DKI 2029
Ia meminta pemerintah daerah lebih memprioritaskan pembangunan fasilitas dasar bagi masyarakat dibanding program yang dinilai kurang mendesak.
"Kasihan rakyat di daerah kita ini. Terus terang untuk nyari tempat reses juga susah, Pak. Ada satu RW, tiga RW, satu kelurahan, tamannya enggak ada," kata Sardy.
Ia menilai ketersediaan taman lingkungan seharusnya menjadi perhatian serius jika Jakarta ingin mewujudkan visinya sebagai kota global.
Menurutnya, sulit bagi Jakarta mencapai predikat kota maju jika fasilitas dasar seperti ruang publik saja belum merata.
"Kita fokuskan dulu itu supaya tidak malu Pak Gubernur mengatakan Jakarta akan maju, kota global. Enggak mungkin ini bisa terjadi," ujarnya.
Sardy juga menggambarkan kondisi di lapangan di mana kegiatan reses terkadang terpaksa dilakukan di gang sempit karena tidak adanya ruang terbuka yang memadai di lingkungan warga.
"Dalam satu RW kita mau mengadakan reses saja, mesti di dalam gang sempit. Ini yang terjadi di Jakarta," ungkapnya.
Anggota Komisi D itu pun mendorong agar pembangunan taman lingkungan menjadi prioritas agar masyarakat memiliki ruang interaksi sosial sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Menurut Sardy, pembangunan kota yang maju harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tingkat lingkungan, termasuk penyediaan ruang terbuka yang layak dan mudah diakses warga. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





