Legislator Golkar Dadiyono Dorong BPBD DKI Segera Siapkan Jalur Evakuasi Bencana di Wilayah Padat Penduduk

AKURAT JAKARTA – Bendahara Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dadiyono, mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk segera menyiapkan jalur mitigasi evakuasi bencana di sejumlah wilayah yang dinilai rawan dan memiliki kepadatan penduduk tinggi.
Hal tersebut disampaikan Dadiyono dalam Rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ia menyoroti beberapa titik krusial seperti Petogogan, Cipulir, dan Pesanggrahan yang menurutnya membutuhkan perhatian serius dalam aspek mitigasi bencana.
Baca Juga: Ahmed Zaki Harap Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Stabilitas BBM dan Sembako Jelang Lebaran 2026
"Untuk Badan Penanggulangan Bencana di titik-titik krusial itu, yaitu Petogogan, Cipulir, terus ada di Pesanggrahan juga, di situ masyarakat menghendaki perlunya adanya jalur mitigasi untuk evakuasi kebencanaan," ujar Dadiyono.
Ia menilai, hingga saat ini masih terdapat wilayah yang memiliki potensi bencana namun belum didukung kesiapan jalur evakuasi yang memadai.
Padahal, Jakarta secara rutin menghadapi bencana banjir dan juga harus mengantisipasi potensi bencana lain.
Menurut Anggota Komisi A itu, penyusunan jalur evakuasi menjadi penting terutama di kawasan dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi agar masyarakat memiliki panduan jelas saat kondisi darurat terjadi.
"Nah, di sini saya minta BPBD untuk wilayah-wilayah dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi dan juga potensi bencananya tinggi, tolong segera dibikin jalur-jalur roadmap untuk evakuasi," katanya.
Selain pembangunan jalur evakuasi, Dadiyono juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat terkait titik kumpul dan prosedur evakuasi. Hal ini dinilai penting untuk meminimalisir kepanikan warga saat terjadi bencana.
"Setelah dibikin, tolong disosialisasikan ke masyarakat di lingkungan tersebut. Jadi saat ada kebencanaan, masyarakat tidak terjadi kepanikan karena mereka sudah mengetahui titik kumpul evakuasi," jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 5Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 6Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 7Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








