Legislator Golkar Judistira Hermawan Soroti Krisis Sampah Jakarta, Dorong Perubahan Sistem Total

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, menegaskan perlunya perubahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh di ibu kota.
Hal ini menyusul volume sampah harian Jakarta yang telah melampaui 7.000 ton dan kian membebani TPST Bantargebang.
Sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira menilai kondisi saat ini sudah tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan lama yang bergantung pada pembuangan akhir.
"Tekanan terhadap Bantargebang semakin besar. Kita tidak bisa terus bergantung pada satu lokasi. Harus ada perubahan sistem, mulai dari hulu hingga hilir," ujar Judistira kepada wartawan dikutip Sabtu (11/4/2026).
Ia menekankan bahwa Fraksi Golkar melalui Pansus akan mendorong kebijakan konkret yang menyasar tiga aspek utama, yakni pengurangan sampah dari sumber, peningkatan kapasitas daur ulang, serta pembangunan fasilitas pengolahan modern di dalam kota.
Menurutnya, krisis sampah Jakarta bukan sekadar persoalan kebersihan, tetapi sudah masuk pada isu keberlanjutan kota yang harus ditangani secara serius dan terintegrasi.
"Ini bukan hanya soal sampah menumpuk, tapi soal masa depan kota. Kalau sistemnya tidak dibenahi sekarang, dampaknya akan semakin luas," tegasnya.
Judistira juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Anggota Komisi D itu menolak pendekatan saling menyalahkan dan mendorong sinergi lintas pihak untuk menghasilkan solusi nyata.
"Pansus ini hadir bukan untuk mencari kesalahan, tapi memastikan ada solusi. Kita ingin Jakarta punya sistem pengelolaan sampah yang kuat dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada Bantargebang," katanya.
Lebih jauh, ia menargetkan melalui kerja Pansus, Jakarta dapat mencapai kondisi yang lebih bersih dan berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan, dengan visi besar menuju 2030.
"Kita ingin ada perubahan nyata. Harapannya, Jakarta bisa keluar dari krisis sampah dan menjadi kota yang lebih bersih serta modern," pungkas Judistira. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 3Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 8Kabar Gembira! BSU Rp 900 Ribu untuk Pekerja Cair November-Desember 2026, Ini Syarat Lengkapnya
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







