Gubernur Pramono Akui Kasus Foto AI Kalisari Coreng Wajah Jakarta, Pastikan Perbaikan Sistem PPSU

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengaku bahwa kasus respons aduan warga lewat aplikasi Jakarta Kini (JAKI) menggunakan Artificial Intelligence (AI) di Kalisari, Jakarta Timur, telah mencoreng wajah ibu kota.
Kasus tersebut menjadi alarm keras bagi Pemprov DKI untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap kinerja petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Hal ini disampaikan Pramono usai kegiatan town hall meeting yang dihadiri jajaran PPSU, lurah, camat, hingga wali kota dan bupati lingkungan Pemprov DKI Jakarta, di Teater Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Jangan Kaget, Jalur 6 hingga 8 Stasiun Bogor Ditutup Selama 90 Hari
Menurutnya, kejadian di Kalisari tidak hanya menjadi persoalan internal, tetapi juga mencoreng citra ibu kota di mata publik.
"Setelah kami dalami berbagai persoalan, termasuk yang di Kalisari, memang itu betul-betul mencoreng wajah Jakarta. Dan kami, saya sebagai Gubernur, tidak mau itu terulang kembali," ujar Pramono.
Ia menegaskan, peristiwa tersebut menjadi momentum untuk melakukan perbaikan sistem dan tata kelola yang lebih transparan dan terbuka di lingkungan PPSU.
Politikus PDIP itu memastikan tidak akan ada toleransi terhadap praktik serupa di masa mendatang. Ia juga menekankan pentingnya kerja nyata di lapangan, bukan sekadar formalitas atau upaya menyenangkan atasan.
"Tidak boleh lagi hanya sekadar memberikan atau menyenangkan pimpinan, tetapi kerja riil di lapangan," tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan pembenahan dari sisi sistem hingga pengawasan. Pramono menyebut, masukan dan kritik dari masyarakat akan menjadi dasar penting dalam memperbaiki kinerja pemerintah.
"Masukan, pendapat, saran, kritik dari warga Jakarta adalah modal bagi Pemerintah DKI Jakarta untuk melakukan perbaikan diri," katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas jajaran sebagai kunci keberhasilan penanganan berbagai persoalan di lapangan. Ia mengibaratkan kerja pemerintah sebagai sebuah orkestra yang harus berjalan selaras.
"Jakarta ini akan menjadi lebih baik kalau orkestrasi itu terkoordinir dengan baik. Saya sebagai Gubernur tidak bisa bekerja sendirian," ucapnya.
Sebelumnya, Pramono mengungkapkan kasus manipulasi tindak lanjut laporan warga melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) di Kelurahan Kalisari bukanlah kejadian pertama.
Pramono menilai lemahnya pengawasan menjadi penyebab utama kasus tersebut bisa terulang.
"Kasus di Kalisari itu ternyata bukan kasus yang pertama kali. Dan yang melakukan adalah orang yang sama. Artinya kontrol yang tidak baik," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4/2026) lalu. (*)
Gambar: Gubernur Jakarta, Pramono Anung, beserta jajaran usai menghadiri town hall meeting yang dihadiri jajaran PPSU di Teater Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

