4 Warga Jakarta Jadi Korban Kecelakaan KA di Bekasi, Wagub Rano Jamin Biaya Pemakaman hingga Santunan

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, menyusul adanya warga Jakarta yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa dari total 14 korban, empat di antaranya merupakan warga Jakarta. Kondisi ini membuat Pemprov DKI turut mengambil peran dalam penanganan dan pendampingan keluarga korban.
"Artinya ini menjadi juga bagian tanggung jawab, karena berdasarkan informasi dari 14 korban, empat orang itu warga Jakarta," ujar Rano saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga: Tim DVI Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga mencakup seluruh proses pemulasaraan hingga pemakaman korban. Pemprov DKI memastikan keluarga korban tidak perlu memikirkan biaya maupun prosedur dalam proses tersebut.
"Insyaallah pasti kita bantu. Di DKI itu sudah berjalan, apalagi korban ini juga bagian dari komponen masyarakat kita, seperti Dasawisma dan Jumantik," katanya.
Selain itu, bantuan juga disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Rano menegaskan, meskipun mekanismenya tidak bersifat otomatis, bantuan akan selalu diberikan dalam kondisi darurat.
"Tadi Baznas juga memberikan bantuan. Itu bukan otomatis, tapi kalau ada kejadian seperti ini pasti kita berikan bantuan," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dinas terkait telah dikerahkan untuk menangani proses pemakaman korban. Jenazah akan disalatkan terlebih dahulu sebelum dimakamkan dengan difasilitasi oleh pemerintah daerah.
"Semua sudah dibantu, ada Dinas Pemakaman. Nanti habis Dzuhur langsung dibawa ke masjid, disalatkan, setelah itu langsung dibawa ke bivak," jelasnya.
Rano menambahkan, kehadiran pemerintah dalam situasi duka ini merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus upaya memberikan ketenangan bagi keluarga korban.
"Yang penting keluarga korban kita pastikan mendapat pendampingan," tandas mantan Anggota DPR RI itu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








