Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Fokus Libatkan Warga dan Pegiat Lingkungan dalam Pembahasan Kebijakan

AKURAT JAKARTA - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, menegaskan keterlibatan masyarakat dan pegiat lingkungan menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan kebijakan pengelolaan sampah di ibu kota.
Menurut Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta itu, Pansus telah mengidentifikasi empat isu strategis yang akan menjadi perhatian dalam penyusunan rekomendasi.
Salah satu poin terpenting adalah mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.
Baca Juga: Bukan Kopi, Ini 6 Makanan yang Bisa Bantu Kamu Lawan Rasa Lelah
"Pansus sudah mengidentifikasi empat hal. Yang pertama adalah keterlibatan masyarakat dan juga pegiat-pegiat lingkungan," kata Judistira usai menyerahkan lima unit drop box sampah di RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2026).
Judistira menjelaskan, Pansus sebelumnya telah menggelar rapat bersama Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan perwakilan pemerintah kota untuk membahas persoalan pengelolaan sampah.
Pada pekan depan, Pansus juga akan mengundang pegiat lingkungan dan pemangku kepentingan lainnya guna menyerap masukan.
"Kemarin kami sudah rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup dan juga seluruh perwakilan wali kota. Minggu depan rencananya dengan stakeholder lingkungan dan juga pegiat-pegiat lingkungan," ujarnya.
Baca Juga: Kurangi Beban TPST Bantargebang, DPD Golkar DKI Ajak Warga Jakarta Mulai Pilah Sampah dari Rumah
Ia mengatakan, salah satu masukan yang diterima Pansus adalah keluhan warga yang selama ini terus diimbau memilah sampah, tetapi belum didukung fasilitas yang memadai.
"Pak, kami ini hanya terus-terusan diimbau, tapi tidak disiapkan sarana prasarananya," ujar Judistira menirukan aspirasi masyarakat.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, DPD Golkar DKI Jakarta menyerahkan lima unit drop box sampah berkapasitas 50 liter untuk sampah organik kepada warga RW 03 Kelurahan Kayu Manis.
Menurut Judistira, penyediaan sarana dan prasarana menjadi faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan kebiasaan memilah sampah dengan lebih mudah.
Baca Juga: SPEED Kembali ke Jakarta, Tiket Langsung Habis dan Fans Hardcore Menggila
"Nah, ini salah satu poin yang Pansus tekankan agar dimasifkan dan betul-betul masyarakat bisa mendukung. Tapi sekali lagi, sarana prasarananya harus dilengkapi oleh Dinas Lingkungan Hidup," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








