Legislator Golkar Judistira Dorong Sosialisasi Masif Gerakan Pilah Sampah Lewat Medsos, TV dan Influencer

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggencarkan sosialisasi gerakan pilah sampah dari rumah kepada masyarakat melalui media sosial, televisi, hingga melibatkan influencer untuk menjangkau generasi muda.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta itu mengatakan, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah di Jakarta.
Karena itu, edukasi tentang cara memilah sampah harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Legislator Golkar Andri Santosa Soroti Lemahnya Pengawasan SLF Gedung Parkir di Jakarta
"Ini perlu dimasifkan, salah satunya melalui media sosial dan juga TV. Apa yang menjadi kewajiban dan apa permintaan dari pemerintah kepada masyarakat untuk mendukung tata kelola pengelolaan sampah di DKI Jakarta, yaitu pemilahan sampah," kata Judistira kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, masyarakat perlu diberikan pemahaman yang sederhana dan mudah dipraktikkan mengenai pemisahan sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari rumah tangga.
Judistira menilai selama ini pesan pemerintah terkait sampah masih terbatas pada imbauan "buang sampah pada tempatnya".
Baca Juga: Legislator Golkar Farah Savira Usul Pemprov DKI Punya Variabel DTKS Sendiri untuk Penyaluran Bansos
Padahal, kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang semakin terbebani menuntut perubahan pola pikir masyarakat untuk mulai mengurangi sampah dari sumbernya.
"Sekarang tidak cukup hanya membuang sampah pada tempatnya. Kita harus memilah sampah dari rumah agar beban Bantargebang berkurang," ujarnya.
Selain media konvensional, Anggota Komisi D itu juga mengusulkan pelibatan influencer dan pegiat lingkungan untuk mengampanyekan gerakan pilah sampah agar lebih dekat dengan kalangan anak muda.
"Kita perlu melibatkan influencer anak-anak muda DKI Jakarta untuk memassifkan ini melalui media sosial," ucapnya.
Ia juga menyoroti bahwa edukasi tidak hanya menyasar anggota keluarga, tetapi juga asisten rumah tangga (ART) yang sehari-hari banyak berperan dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Menurut Judistira, semakin luas jangkauan sosialisasi, semakin besar peluang masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah.
"Menarik juga tadi disampaikan, “ini buang sampah, ART-nya bagaimana?” Nah ini juga perlu disasar. Jadi melalui media sosial dan TV, supaya benar-benar Jakarta bisa mengelola sampahnya sendiri," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







