Gubernur Pramono Sebut Puskesmas Pembantu Berperan Penting Menekan Jumlah RW Kumuh di Jakarta

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan keberadaan puskesmas pembantu memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus membantu menekan jumlah rukun warga (RW) kumuh di ibu kota.
Hal itu disampaikan Pramono usai meresmikan Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, penanganan kawasan kumuh tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau.
Baca Juga: Tekan Aksi Kriminalitas di Jakarta, Gubernur Pramono Gandeng Polda Metro Jaya Integrasikan CCTV
"Puskesmas-puskesmas pembantu seperti inilah yang nanti akan berperan serta untuk lebih menurunkan lagi persoalan yang ada di RW kumuh di Jakarta," kata Pramono.
Ia menyebut, berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah RW kumuh di Jakarta turun signifikan dari 445 RW menjadi 211 RW.
"Karena saya ingin Jakarta tentunya semakin baik, semakin bersih, dan mudah-mudahan persoalan RW kumuhnya juga semakin kecil," ujarnya.
Pramono menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat layanan kesehatan hingga tingkat lingkungan. Saat ini, Jakarta memiliki 31 rumah sakit, dan akan menambah dua rumah sakit baru.
Selain itu, terdapat 44 puskesmas kecamatan dan 292 puskesmas pembantu yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Dinkes DKI Temukan Tiga Kasus Positif Hantavirus di Jakarta, Enam Suspek Masih Dipantau
Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II sendiri melayani empat RW di wilayah setempat. Fasilitas kesehatan tersebut dikunjungi rata-rata 80 hingga 100 warga setiap hari dan didukung oleh 17 tenaga kesehatan, terdiri atas dua dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, dan tenaga medis lainnya.
Pramono mengatakan, keberadaan puskesmas pembantu tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat.
Saat meninjau fasilitas tersebut, politikus PDIP itu mendapati kelompok lansia rutin memanfaatkan puskesmas untuk berkumpul, berolahraga, dan bersilaturahmi.
"Bahkan baru pertama kali saya ada kelompok lansia, ada yang sampai usia 83, yang memanfaatkan Puskesmas ini untuk tempat berkumpul sekaligus sebagai sarana untuk berolahraga dan bersilahturahmi," tutur Pramono.
Baca Juga: Pemerintah Putuskan Hari Raya Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
"Maka dengan demikian, dengan diresmikan Puskesmas Pembantu Meruya II ini, mudah-mudahan kebutuhan masyarakat akan kesehatan di Jakarta semakin baik, semakin bisa dilayani dengan sebaik-baiknya," sambungnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 5Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 6Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Portugal vs Norwegia di UNL, 5 Oktober 2026: Duel Seru di Porto
- 8Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UNL, 5 Oktober 2026: Mampukah Pasukan Klopp Membalas Kekalahan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






