Puji Program Pilah Sampah Gubernur Pramono, Menko Pangan Zulhas Minta Daerah Lain Tiru DKI Jakarta

AKURAT JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memuji program pilah sampah gagasan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Zulhas pun meminta pemerintah daerah lain di Indonesia segera meniru langkah yang dilakukan oleh Pemprov DKI tersebut.
Apresiasi ini disampaikan Zulhas saat menghadiri 'Apel Siaga Jaga Jakarta Pilah Sampah' di Monas, Jakarta, pada Minggu (21/6/2026).
Baca Juga: Kabar Gembira! Monas Buka Khusus Pada Senin 22 Juni Besok, Dapat Akses Gratis ke Puncak Tugu
Menurut Ketua Umum PAN ini, program pilah sampah sangat mendesak karena sistem pembuangan terbuka (open dumping) kini resmi dilarang oleh undang-undang.
Ancaman Penutupan TPST Bantar Gebang
Zulhas menegaskan bahwa Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, tidak boleh lagi menerapkan sistem open dumping dan akan segera ditutup.
"Iya, memang yang disampaikan Pak Gubernur harus kita lakukan. Karena open dumping sudah enggak boleh. Jadi nanti seperti Bantar Gebang akan ditutup, enggak boleh lagi," ujar Zulhas.
Ia mengingatkan adanya konsekuensi hukum berupa penalti jika daerah masih nekat menggunakan sistem pembuangan terbuka.
Oleh karena itu, lanjut Zulhas, pengelolaan sampah harus diselesaikan langsung dari sumbernya.
"Harus ada stick and carrot, harus kita paksa. Kalau tidak, ya tentu kita tidak berubah-ubah. Sampah itu dampaknya luar biasa, merusak lingkungan, polusi, hingga mikroplastik yang bisa memicu kanker," tegasnya.
Baca Juga: Loker Padat Karya Pemprov DKI 2026 Diserbu Warga, Sudah 100 Ribu Pendaftar Berebut 2.843 Posisi
Puji Inisiatif Gubernur DKI Pramono Anung
Secara khusus, Zulhas memuji gerak cepat Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam menginisiasi gerakan pilah sampah dari sumbernya ini.
Ia bahkan memerintahkan deputinya untuk menyalin formula program tersebut agar bisa diterapkan secara nasional.
"Apa yang dilakukan Gubernur DKI, enggak usah mikir lagi, minta pemerintah daerah lain tiru aja sehingga bisa cepat dilakukan," ungkap Zulhas.
Pemerintah pusat berencana mereplikasi program pilah sampah ini ke berbagai wilayah lain dalam waktu dekat. Target sosialisasi berikutnya mencakup wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Sumatera. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





